Monday, 20 August 2018 | 10.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Menperin Usukan Batam, Bintan dan Karimun Masuk KEK

Menperin Usukan Batam, Bintan dan Karimun Masuk KEK

Reporter : Sindi Violinda | Monday, 11 September 2017 - 18:11 WIB

IMG-26113

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto KiniNews/Istimewa

JAKARTA, kini.co.id – Dalam mendongkrak realisasi investasi asal Singapura, kawasan Batam, Bintan dan Karimun (BKK) diusulkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Menteri Perindustrian Airlangga Hartato meyakini pembentukan KEK pada ketiga daerah tersebut mampu mendongrak realisi investasi karena ketiganya merupakan lokasi strategis yang terdekat dengan Singapura.

“Perbaikan iklim usaha di BBK akan meningkatkan investasi industri pengolahan dengan nilai tambah tinggi,” kata Airlangga dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (11/9).

Menurut Airlangga, Singapura merupakan mitra strategis dan investor terbesar bagi Indonesia. Pada 2016, nilai investasi yang berasal Singapura mencapai US$9,2 miliar melebihi realisasi investasi asal Jepang maupun Tiongkok.

Dengan nilai investasi asal Singapura memegang porsi sebesar 30,9% dari keseluruhan investasi asing di sektor manufaktur. Penanaman modal itu membuka kesempatan kerja bagi 126.293 orang penduduk Indonesia.

“Bahkan, Singapura mengeksplorasi kesempatan investasi pada sektor industri di wilayah luar Jawa,” katanya.

Airlangga yang pada pekan lalu bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Singapura. Salah satu poin pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah revitalisasi kawasan industri di Batam untuk pengembangan sektor elektronika, digital, dan maintenance repair and overhaul.

Pemerintah Indonesia menyiapkan ketersediaan infrastruktur di Batam untuk memacu pengembangan ekonomi digital. Kawasan itu nantinya bakal dijadikan sebagai pusat industri kreatif di bidang digital seperti pengembangan startup, web, aplikasi, program-program digital, film dan animasi.

Sementara itu, pemerintah menyiapkan lahan seluas 4.000 hektare untuk membentuk kawasan aviasi terpadu. Kawasan itu nantinya memiliki bandara, sarana perbaikan pesawat, pusat pelatihan industri penerbangan, serta kawasan bisnis dan residensial.

Sebelumnya, Indonesia dan Singapura juga sudah menyepakati kerjasama pengembangan Kawasan Industri di Kendal, Jawa Tengah. Kerjasama tersebut melibatkan PT Jababeka Tbk dan Sembcorp Development Ltd.

Kawasan Industri Kendal diresmikan pada 14 November 2016 mampu menyerap investasi senilai Rp4,7 triliun dari 33 investor yang berasal dari Indonesia, Singapura, Malaysia, China dan Jepang. Investasi tersebut menciptakan kesempatan kerja kepada sebanyak 5.000 penduduk. Demikian Airlangga. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...