Jumat, 19 Januari 2018 | 10.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Menperin Usukan Batam, Bintan dan Karimun Masuk KEK

Menperin Usukan Batam, Bintan dan Karimun Masuk KEK

Reporter : Sindi Violinda | Senin, 11 September 2017 - 18:11 WIB

IMG-26113

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto KiniNews/Istimewa

JAKARTA, kini.co.id – Dalam mendongkrak realisasi investasi asal Singapura, kawasan Batam, Bintan dan Karimun (BKK) diusulkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Menteri Perindustrian Airlangga Hartato meyakini pembentukan KEK pada ketiga daerah tersebut mampu mendongrak realisi investasi karena ketiganya merupakan lokasi strategis yang terdekat dengan Singapura.

“Perbaikan iklim usaha di BBK akan meningkatkan investasi industri pengolahan dengan nilai tambah tinggi,” kata Airlangga dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (11/9).

Menurut Airlangga, Singapura merupakan mitra strategis dan investor terbesar bagi Indonesia. Pada 2016, nilai investasi yang berasal Singapura mencapai US$9,2 miliar melebihi realisasi investasi asal Jepang maupun Tiongkok.

Dengan nilai investasi asal Singapura memegang porsi sebesar 30,9% dari keseluruhan investasi asing di sektor manufaktur. Penanaman modal itu membuka kesempatan kerja bagi 126.293 orang penduduk Indonesia.

“Bahkan, Singapura mengeksplorasi kesempatan investasi pada sektor industri di wilayah luar Jawa,” katanya.

Airlangga yang pada pekan lalu bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Singapura. Salah satu poin pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah revitalisasi kawasan industri di Batam untuk pengembangan sektor elektronika, digital, dan maintenance repair and overhaul.

Pemerintah Indonesia menyiapkan ketersediaan infrastruktur di Batam untuk memacu pengembangan ekonomi digital. Kawasan itu nantinya bakal dijadikan sebagai pusat industri kreatif di bidang digital seperti pengembangan startup, web, aplikasi, program-program digital, film dan animasi.

Sementara itu, pemerintah menyiapkan lahan seluas 4.000 hektare untuk membentuk kawasan aviasi terpadu. Kawasan itu nantinya memiliki bandara, sarana perbaikan pesawat, pusat pelatihan industri penerbangan, serta kawasan bisnis dan residensial.

Sebelumnya, Indonesia dan Singapura juga sudah menyepakati kerjasama pengembangan Kawasan Industri di Kendal, Jawa Tengah. Kerjasama tersebut melibatkan PT Jababeka Tbk dan Sembcorp Development Ltd.

Kawasan Industri Kendal diresmikan pada 14 November 2016 mampu menyerap investasi senilai Rp4,7 triliun dari 33 investor yang berasal dari Indonesia, Singapura, Malaysia, China dan Jepang. Investasi tersebut menciptakan kesempatan kerja kepada sebanyak 5.000 penduduk. Demikian Airlangga. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...