Sabtu, 18 November 2017 | 21.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Airlangga Raih Penghargaan LKY Fellow ke-56

Airlangga Raih Penghargaan LKY Fellow ke-56

Reporter : Sindi Violinda | Senin, 11 September 2017 - 18:45 WIB

IMG-26114

Menperin Airlangga Peroleh Penghargaan LKY Fellow ke-56 di Singapura. Foto Humas Kemenperin.

JAKARTA, kini.co.id – Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto meraih penghargaan Lee Kuan Yew Exchange Fellow (LKY Fellow) ke-56. Penghargaan yang berupa medali emas ini diserahkan langsung oleh Chairman of the LKY Fellow, Eddie Teo.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dan berterima kasih atas pemberian penghargaan ini,” ungkap Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto melalui keterangan tertulisnya di Jakarta (11/9).

Menurut Eddie Teo, penganugerahan ini telah berjalan sejak tahun 1991 kepada individu di seluruh dunia yang dipilih berdasarkan rekam jejak maupun potensi yang luar biasa untuk berkontribusi kepada negaranya dan menjalin hubungan bilateral yang baik dengan Singapura.

Penghargaan ini juga telah diberikan kepada para tokoh Indonesia, antara lain Sri Mulyani tahun 2003 dan Kuntoro Mangkusubroto tahun 2006.

“LKY Fellow ini diberikan kepada Bapak Airlangga karena telah mampu mentransformasikan prioritas pengembangan industri berbasis pendidikan vokasi yang menguatkan hubungan antara Indonesia dan Singapura,” ujarnya.

Eddie Teo menyebutkan, beberapa alasan kuat pihaknya memberikan penghargaan LKY Fellow kepada Menperin Airlangga, antara lain keterlibatannya dalam Singapore-Indonesia Leaders’ Retreat dan kontribusinya dalam proyek-proyek vital kedua negara, seperti MoU kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan vokasi industri antara Kementerian Perindustrian RI dengan Kementerian Pendidikan (Pendidikan Tinggi dan Keterampilan).

Selanjutnya, sejak menjabat sebagai Menteri Perindustrian RI pada Juli 2016, Airlangga fokus pada peningkatan nilai tambah industri dan penciptaan iklim bisnis yang mendukung pelaku usaha.

“Selain itu mendorong inovasi, bersamaan dengan Indonesia yang sedang mempersiapkan sektor manufakturnya memasuki era Industry 4.0,” tambahnya.

Sebagai pelaku bisnis yang berpengalaman, menurut Eddie Teo, Airlangga juga mampu mendorong sinergi antara sektor publik dan privat untuk menciptakan ekosistem industri yang positif bagi Indonesia.

“Untuk itu, kehadiran Bapak Airlangga ke Singapura diharapkan dapat membuka area baru untuk diskusi dan kerja sama yang akan menguntungkan kedua negara,” pungkasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...