Jumat, 19 Januari 2018 | 10.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Soal Bullying, Komnas PA Minta UU Perlindungan Anak Diterapkan di Sekolah

Soal Bullying, Komnas PA Minta UU Perlindungan Anak Diterapkan di Sekolah

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 12 September 2017 - 09:31 WIB

IMG-26126

Bullying di Thamrin City. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak/Komnas PA), Arist Merdeka Sirait menegaskan perlunya implementasi UU Perlindungan Anak di sekolah.

Hal ini agar memastikan tidak ada bullying di sekolah baik oleh siswa maupun guru.

“Komnas Anak memandang perlu mendorong dan mendesak Menteri Pendidikan  Nasional  mengimplementasikan pasal 54 UU RI No. 23 Tahun 2002 yang telah diubah kedalam UU RI No. 36 Tahun 2014 tetang Perlindungan Anak  junto UU RI No. 23 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional yang mewajibkan lingkungan sekolah menjadi zona aman dan anti kekerasan terhadap anak,” jelasnya.

Ia pun mengatakan Komnas Anak juga akan menemui Menteri Pendidikan Nasional untuk menggagas bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mengeluarkan Peraturan Bersama Menteri dan lintas lembaga yang  mewajibkan Lingkungan Sekolah menjadi Sekolah  Ramah Anak.

“Penghargaan juga perlu diberikan kepada sekolah ramah anak,” kata dia.

Seperti yang diketahui belakangan ini kasus bullying kembali mencuat. Seorang anak SMP di NTT nekad meminum racun karena tak tahan selalu diejek gurunya.

Ada juga seorang anak SD yang merupakan murid pindahan tewas diduga karena dianiaya teman-temannya dan banyak lagi kasus lainnya.

Arist juga menyebutkan berdasarkan data pengaduan di Komnas Perlindungan Anak pelaku perundungan (bully), 48 % dilakulan sesama peserta didik, 22 % oleh guru 15% oleh pengelolah sekolah dan selebihnya dilakukan oleh lain-lain.

Untuk itu ia menilai sekolah perlu menerapkan UU Perlindungan Anak dan menciptakan lingkungan ramah anak.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...