Rabu, 17 Januari 2018 | 00.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Pengamat: RDP Jangan Jadi Ajang Sudutkan KPK

Pengamat: RDP Jangan Jadi Ajang Sudutkan KPK

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 12 September 2017 - 12:37 WIB

IMG-26143

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mendengarkan pertanyaan anggota Komisi III DPR dalam rapat dengar pendapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/9). ANTARAFOTO/Puspa Perwitasari.

Jakarta, kini.co.id – Rapat dengar pendapat antara DPR dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berlangsung sampai hari ini.

Pengamat sekaligus pakar politik Emrus Sihombing menilai bahwa pertemuan tersebut tidak akan menyelesaikan masalah.

“Saya menilai terus terang rapat itu tidak akan menuntas masalah, tidak menggali suatu kasus, saya tidak setuju”. Ujar Emrus saat di hubungi oleh Kini.co.id Selasa (12/9).

Emrus juga mengatakan bahwa yang seharusnya di bahas adalah kasus kasus yang belum tuntas saat ini, dan jangan di jadikan ajang untuk menyudutkan KPK.

“Rapat itu hanya pada level yang bersifat general tidak membuka tata kelola, yang seharusnya di bahas itu kinerjanya bukan menghakimi KPK, DPR dan KPK itu kan sama sama mitra kerja”. Tegasnya

seperti diketahui Komisi III DPR RI memutuskan untuk melanjutkan kembali rapat dengar pendapat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Hari ini

Kemarin Senin (11/9) lima pimpinan lembaga antirasuah hadir dan mengikuti rapat mulai dari pukul 15.00 WIB sampai sekitar pukul 23.00 WIB.

Rapat sempat diskors pukul 17.30 WIB dan dilanjutkan pukul 19.30 WIB. Hampir sekitar enam jam anggota dewan mencecar komisioner KPK.

Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman yang memimpin jalannya sidang, memutuskan bahwa rapat dilanjutkan kembali pukul 10.00 WIB hari ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK sita tas mewah hingga mobil milik Rita Widyasari
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 21:39 WIB

KPK sita tas mewah hingga mobil milik Rita Widyasari

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari yang diduga berasal dari hasil ...
Oso: Kalau Wiranto mau jadi ketua lagi saya kasihkan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 19:43 WIB

Oso: Kalau Wiranto mau jadi ketua lagi saya kasihkan

Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) mengaku tidak masalah jika Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto ingin ...
Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 17:36 WIB

Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak

Mabes Polri menegaskan jika 10 orang anggota Polri yang ikut maju dalam Pilkada serentak masih berstatus polisi hingga penetapan pasangan ...
JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 16:14 WIB

JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan

Pernyataan La Nyalla terkait mahar politik yang diminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto menuai banyak reaksi di masyarakat.Sebagaian masyarakat tak menyangka ...
Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani
Ekonomi - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:16 WIB

Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani

Zulkifli Hasan Selaku Ketua MPR RI mengkritisi rencana pemerintah yang akan mengimport beras dari Vietnam dan Thailand. Ia juga menyapaikan ...
12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS
Peristiwa - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:13 WIB

12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS

Dua belas pasien korban ambruknya selasar Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit (RS)."Kedua belas ...