Minggu, 24 September 2017 | 13.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Pengamat: RDP Jangan Jadi Ajang Sudutkan KPK

Pengamat: RDP Jangan Jadi Ajang Sudutkan KPK

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 12 September 2017 - 12:37 WIB

IMG-26143

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mendengarkan pertanyaan anggota Komisi III DPR dalam rapat dengar pendapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/9). ANTARAFOTO/Puspa Perwitasari.

Jakarta, kini.co.id – Rapat dengar pendapat antara DPR dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berlangsung sampai hari ini.

Pengamat sekaligus pakar politik Emrus Sihombing menilai bahwa pertemuan tersebut tidak akan menyelesaikan masalah.

“Saya menilai terus terang rapat itu tidak akan menuntas masalah, tidak menggali suatu kasus, saya tidak setuju”. Ujar Emrus saat di hubungi oleh Kini.co.id Selasa (12/9).

Emrus juga mengatakan bahwa yang seharusnya di bahas adalah kasus kasus yang belum tuntas saat ini, dan jangan di jadikan ajang untuk menyudutkan KPK.

“Rapat itu hanya pada level yang bersifat general tidak membuka tata kelola, yang seharusnya di bahas itu kinerjanya bukan menghakimi KPK, DPR dan KPK itu kan sama sama mitra kerja”. Tegasnya

seperti diketahui Komisi III DPR RI memutuskan untuk melanjutkan kembali rapat dengar pendapat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Hari ini

Kemarin Senin (11/9) lima pimpinan lembaga antirasuah hadir dan mengikuti rapat mulai dari pukul 15.00 WIB sampai sekitar pukul 23.00 WIB.

Rapat sempat diskors pukul 17.30 WIB dan dilanjutkan pukul 19.30 WIB. Hampir sekitar enam jam anggota dewan mencecar komisioner KPK.

Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman yang memimpin jalannya sidang, memutuskan bahwa rapat dilanjutkan kembali pukul 10.00 WIB hari ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 12:06 WIB

Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad

Vice President Export PT. Pindad Ridi Djajakusuma mengatakan, Kementerian Pertahanan Laos tertarik untuk kembali membeli produk-produk senjata dari PT. Pindad.Sebagai ...
FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:48 WIB

FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:32 WIB

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi

Aris Wahyudi, pemilik situs nikahsirri.com, yang sempat menghebohkan jaga maya, setelah ditangkap penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, Ahad (24/9) dini ...
Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:28 WIB

Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah

Pangdam II/Sriwijaya menggelar nonton bersama film G 30 S PKI di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu (24/9) malam.Pangdam II/Sriwijaya ...
Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:21 WIB

Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi

Penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, pada Ahad (24/9) dini hari tadi menangkap pemilik laman situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi di kediamannya ...
Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 22:52 WIB

Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com

Kepolisian Sektor Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta klarifikasi kepada pemilik situs www.nikahsirri.com menyusul munculnya kecaman Menteri Sosial Khofifah Indar ...