Jumat, 19 Januari 2018 | 10.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>MKD akan selidiki kasus Victor ke NTT

MKD akan selidiki kasus Victor ke NTT

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 12 September 2017 - 16:35 WIB

IMG-26154

Anggota MKD DPR, Agung Widyantoro. Foto Humas DPR

JAKARTA, kini.co.id – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan Bareskrim Mabes Polri telah berkoordinasi untuk kasus dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang juga anggota komisi I DPR Victor Laiskodat. ‎

Anggota MKD DPR Agung Widyantoro mengatakan, koordinasi ini merupakan tugas dan kewenangan MKD untuk menyelidiki pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota DPR agar tidak tumpang tindih dengan prinsip-prinsip hukum yang berlaku.

“Sepanjang terkait ada persoalan-persoalan unsur perbuatan pidana kami melakukan koordinasi dengan lembaga terkait,” ujar Agung Widyantoro di saat dihubungi, (12/9).

Lebih lanjut Agung mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya setelah bertemu dengan Wakabareskrim Polri Brigjen Pol Antam Novambar, ada 6 laporan dari partai Gerindra, PKS, PAN dan beberapa Ormas terhadap Victor Laiskodat terkait pidatonya di Nusa Tenggara Timur pada 1 Agustus lalu.

Pidato Victor di NTT tersebut pun viral di dunia maya. Dalam video tersebut, Victor diduga menyebutkan ada empat partai yaitu Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN yang diduga mendukung adanya khilafah karena menolak Perppu Ormas

Sementara laporan yang diterima MKD terkait kasus Victor Laiskodat berasal dari PKS dan Gerakan Pemuda Demokrat.

“Tetapi pada intinya baru pada proses penyelidikan,” katanya.

Menurut anggota komisi II DPR ini, kasus Victor di Bareskrim sudah ada tindaklanjut. Namun, sebutnya, ‎beberapa informasi banyak mengalami berbagai hambatan dan kendala.

“Diantaranya para pelapor ketika diminta keterangan tidak pro aktif, sehingga ketika diminta bukti dan saksi itu tidak segera dipenuhi. Sehingga Bareskrim bersifat menunggu dari mereka (pelapor),” paparnya.

Tindaklanjut dari koordinasi dengan Bareskrim ini, Agung mengatakan pihaknya pekan depan akan melakukan rapat internal untuk memutuskan apakah Victor Laiskodat‎ perlu dipanggil atau tidak.

“Ya hasil koordinasi dengan Bareskrim nanti akan laporkan ke rapat internal baru nanti akan putuskan memanggil Victor,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Agung, pihaknya juga akan melakukan penyelidikan ke tempat terjadi pidato Victor tersebut di NTT.

‎”Ya minggu depan internal. Jika perlu MKD akan lakukan penyelidikan ke tempat waktu statement dilakukan, termasuk juga memanggil para pihak di NTT,” pungkas politisi Partai Golkar ini.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...