Senin, 23 April 2018 | 03.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Hingga Agustus BRI salurkan KUR Rp18,4 triliun

Hingga Agustus BRI salurkan KUR Rp18,4 triliun

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 12 September 2017 - 18:06 WIB

IMG-26160

Nasabah melakukan transaksi di Bank Rakyat Indonesia (BRI). KiniNews/Istimewa

JAKARTA, kini.co.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sepanjang Januari-Agustus telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp18,4 triliun.

Besaran angka tersebut sudah mencapai sekitar 39,4% dari penyaluran KUR sepanjang tahun ini yang bernilai total Rp46,7 triliun.

“Sejak KUR skema baru diluncurkan pada Agustus 2015 hingga akhir Agustus 2017, BRI telah menyalurkan KUR bernilai Rp132,4 triliun kepada 7,4 juta debitur,” kata Hari Siaga Amijarso, Corporate Secretary BBRI, di Jakarta, Selasa (12/9).

Hari menjelaskan total besarnya KUR yang disalurkan tersebut menjadikan BRI sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia dan merupakan wujud komitmen BRI terhadap pemberdayaan UMKM.

Dari total KUR yang disalurkan sebesar Rp132,4 triliun, demikian Hari, sebesar Rp46,7 triliun disalurkan sepanjang periode Januari-Agustus 2017.

“Pencapaian ini setara dengan 65,8 persen dari total target penyaluran KUR BRI di 2017 sebesar Rp71 triliun,” ucapnya.

Ditambahkannya, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Bahkan, UMKM mempunyai tingkat penyerapan tenaga kerja sebesar 97% dari seluruh tenaga kerja nasional dan berkontribusi terhadap PDB sebesar 7%.

Namun demikian, kata dia pelaku UMKM masih menghadapi kendala, terkait kurangnya informasi maupun akses untuk memperoleh kredit atau pembiayaan, sehingga membatasi pertumbuhan bisnis dan peluang investasi.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, masih kata Heri pemerintah meluncurkan skim KUR pada 2007. Pada kurun 2007-2014, realisasi penyaluran KUR melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Pada 2015, pemerintah menyempurnakan regulasi dan perbaikan skema KUR.

“Penyempurnaan itu diharapkan dapat mendukung pengurangan gini ratio dari 0,41 menjadi 0,36 di 2019 dan pengurangan kemiskinan dari 10,96% menjadi 7-8%,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...