Sabtu, 18 November 2017 | 21.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Hingga Agustus BRI salurkan KUR Rp18,4 triliun

Hingga Agustus BRI salurkan KUR Rp18,4 triliun

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 12 September 2017 - 18:06 WIB

IMG-26160

Nasabah melakukan transaksi di Bank Rakyat Indonesia (BRI). KiniNews/Istimewa

JAKARTA, kini.co.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sepanjang Januari-Agustus telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp18,4 triliun.

Besaran angka tersebut sudah mencapai sekitar 39,4% dari penyaluran KUR sepanjang tahun ini yang bernilai total Rp46,7 triliun.

“Sejak KUR skema baru diluncurkan pada Agustus 2015 hingga akhir Agustus 2017, BRI telah menyalurkan KUR bernilai Rp132,4 triliun kepada 7,4 juta debitur,” kata Hari Siaga Amijarso, Corporate Secretary BBRI, di Jakarta, Selasa (12/9).

Hari menjelaskan total besarnya KUR yang disalurkan tersebut menjadikan BRI sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia dan merupakan wujud komitmen BRI terhadap pemberdayaan UMKM.

Dari total KUR yang disalurkan sebesar Rp132,4 triliun, demikian Hari, sebesar Rp46,7 triliun disalurkan sepanjang periode Januari-Agustus 2017.

“Pencapaian ini setara dengan 65,8 persen dari total target penyaluran KUR BRI di 2017 sebesar Rp71 triliun,” ucapnya.

Ditambahkannya, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Bahkan, UMKM mempunyai tingkat penyerapan tenaga kerja sebesar 97% dari seluruh tenaga kerja nasional dan berkontribusi terhadap PDB sebesar 7%.

Namun demikian, kata dia pelaku UMKM masih menghadapi kendala, terkait kurangnya informasi maupun akses untuk memperoleh kredit atau pembiayaan, sehingga membatasi pertumbuhan bisnis dan peluang investasi.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, masih kata Heri pemerintah meluncurkan skim KUR pada 2007. Pada kurun 2007-2014, realisasi penyaluran KUR melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Pada 2015, pemerintah menyempurnakan regulasi dan perbaikan skema KUR.

“Penyempurnaan itu diharapkan dapat mendukung pengurangan gini ratio dari 0,41 menjadi 0,36 di 2019 dan pengurangan kemiskinan dari 10,96% menjadi 7-8%,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...