Minggu, 24 September 2017 | 13.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Hingga Agustus BRI salurkan KUR Rp18,4 triliun

Hingga Agustus BRI salurkan KUR Rp18,4 triliun

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 12 September 2017 - 18:06 WIB

IMG-26160

Nasabah melakukan transaksi di Bank Rakyat Indonesia (BRI). KiniNews/Istimewa

JAKARTA, kini.co.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sepanjang Januari-Agustus telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp18,4 triliun.

Besaran angka tersebut sudah mencapai sekitar 39,4% dari penyaluran KUR sepanjang tahun ini yang bernilai total Rp46,7 triliun.

“Sejak KUR skema baru diluncurkan pada Agustus 2015 hingga akhir Agustus 2017, BRI telah menyalurkan KUR bernilai Rp132,4 triliun kepada 7,4 juta debitur,” kata Hari Siaga Amijarso, Corporate Secretary BBRI, di Jakarta, Selasa (12/9).

Hari menjelaskan total besarnya KUR yang disalurkan tersebut menjadikan BRI sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia dan merupakan wujud komitmen BRI terhadap pemberdayaan UMKM.

Dari total KUR yang disalurkan sebesar Rp132,4 triliun, demikian Hari, sebesar Rp46,7 triliun disalurkan sepanjang periode Januari-Agustus 2017.

“Pencapaian ini setara dengan 65,8 persen dari total target penyaluran KUR BRI di 2017 sebesar Rp71 triliun,” ucapnya.

Ditambahkannya, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Bahkan, UMKM mempunyai tingkat penyerapan tenaga kerja sebesar 97% dari seluruh tenaga kerja nasional dan berkontribusi terhadap PDB sebesar 7%.

Namun demikian, kata dia pelaku UMKM masih menghadapi kendala, terkait kurangnya informasi maupun akses untuk memperoleh kredit atau pembiayaan, sehingga membatasi pertumbuhan bisnis dan peluang investasi.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, masih kata Heri pemerintah meluncurkan skim KUR pada 2007. Pada kurun 2007-2014, realisasi penyaluran KUR melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Pada 2015, pemerintah menyempurnakan regulasi dan perbaikan skema KUR.

“Penyempurnaan itu diharapkan dapat mendukung pengurangan gini ratio dari 0,41 menjadi 0,36 di 2019 dan pengurangan kemiskinan dari 10,96% menjadi 7-8%,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 12:06 WIB

Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad

Vice President Export PT. Pindad Ridi Djajakusuma mengatakan, Kementerian Pertahanan Laos tertarik untuk kembali membeli produk-produk senjata dari PT. Pindad.Sebagai ...
FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:48 WIB

FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:32 WIB

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi

Aris Wahyudi, pemilik situs nikahsirri.com, yang sempat menghebohkan jaga maya, setelah ditangkap penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, Ahad (24/9) dini ...
Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:28 WIB

Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah

Pangdam II/Sriwijaya menggelar nonton bersama film G 30 S PKI di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu (24/9) malam.Pangdam II/Sriwijaya ...
Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:21 WIB

Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi

Penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, pada Ahad (24/9) dini hari tadi menangkap pemilik laman situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi di kediamannya ...
Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 22:52 WIB

Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com

Kepolisian Sektor Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta klarifikasi kepada pemilik situs www.nikahsirri.com menyusul munculnya kecaman Menteri Sosial Khofifah Indar ...