Monday, 20 August 2018 | 10.30 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Potong gaji anggotanya, Fraksi PKS kumpulkan Rp250 juta untuk Rohingya

Potong gaji anggotanya, Fraksi PKS kumpulkan Rp250 juta untuk Rohingya

Reporter : Bayu Putra | Tuesday, 12 September 2017 - 21:40 WIB

IMG-26171

Ketua Fraksi PPKS Jazuli Juwaini (kiri) menyerahkan secara simbolis sumbangan kepada Ketua Crisis Center PKS untuk Rohingya Sukamta (kanan) hasil potongan gaji anggotanya, Selasa (12/9). Foto Humas Fraksi PKS.

JAKARTA, kini.co.id – Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap muslim Rohingya, Fraksi PKS mampu mengumpulkan dana sebesar Rp250 juta dari hasil memotong gaji yang diterima anggotanya untuk disisihkan bagi Rohingya.

Selanjutnya secara simbolik dana yang terkumpul tersebut diserahkan kepada Crisis Center PKS for Rohingya (CC4R) yang diterima langsung oleh Ketua CC4R, Sukamta, di Ruang Pleno Fraksi PKS, Selasa (12/9).

“Hari ini kita menyerahkan secara simbolik sumbangan anggota Fraksi PKS dari hasil pemotongan gaji sebesar 250 juta kepada Crisis Center PKS Untuk Rohingya. Jumlah ini baru awal karena akan terus bertambah melibatkan seluruh keluarga besar Fraksi PKS, termasuk para pegawai dan staf,” kata Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini.

Ia menjelaskan bahwa kepedulian terhadap Rohingya merupakan panggilan tanggung jawab kemanusiaan keluarga besar Fraksi PKS kepada sesama manusia yang hari ini ternista di belahan dunia yang disebut Rohingya.

“Kita tidak bisa diam melihat saudara-saudara kita menderita, dibunuh dan disiksa, serta terusir dari negaranya. Kita marah, mengutuk keras, dan mendesak penghentian kekerasan sambari secara kongkrit mengirimkan bantuan materi kepada mereka,” tuturnya.

Fraksi PKS, kata Jazuli, konsen terhadap penyelamatan warga etnis Rohingya. Untuk itu, Fraksi terus mendorong Pemerintah melakukan langkah diplomasi yang efektif, dan sejauh ini hal itu sudah dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Indonesi Retno Marsudi.

“Fraksi PKS mengapresiasi langkah Menlu Retno Marsudi yang melakukan diplomasi langsung ke Myanmar. Semoga direspon serius dengan penghentiaan kekerasan dan pembukaan jalur bantuan kemanusiaan,” ucapnya.

Selain itu juga pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi I DPR ini mengapresiasi kepedulian luar biasa yang ditunjukkan oleh rakyat Indonesia kepada Rohingya. Inilah karakter asli bangsa Indonesia yang cinta perdamaian, antikekerasan, dan peduli pada kemanusiaan.

Dalam pembukaan UUD 1945 mengamanatkan salah satu tujuan bernegara, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“Kita berbesar hati dan mengapresiasi rakyat Indonesia atas kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan yang luar biasa. Kolaborasi kemanusiaan antar berbagai elemen bangsa dan Pemerintah ini diyakini akan menjadi berkah tersendiri bagi bangsa kita,” pungkasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...