Rabu, 20 September 2017 | 19.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK pilih layangkan pemanggilan kembali Novanto pekan depan

KPK pilih layangkan pemanggilan kembali Novanto pekan depan

Reporter : Fadilah | Selasa, 12 September 2017 - 22:47 WIB

IMG-26173

Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

JAKARTA, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali akan melayangkan pemanggilan kepada Setya Novanto untuk diperiksa sebagai tersangka pada pekan depan.

Novanto yang menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan e-KTP itu semestinya diperiksa, Selasa (12/9) yang bertepatan dengaan sidang perdana praperadilan penetapan tersangka atas dirinya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Namun pihak Novanto yang diwakili Idrus Marham mengirimkan surat permintaan penjadwalan kembali dengan alasan sakit.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan penjadwalan ulang pemanggilan Setnov akan dilakukan pada awal pekan depan.

Febri lebih memilih untuk melakukan pemanggilan kembali ketimbang melakukan pengecekan kondisi kesehatan dengan meminta bantuan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“KPK memang memiliki kerja sama dengan IDI mencakup kebutuhan opini pemeriksaan medis serta kebutuhan yang lain terkait keterangan ahli,” kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/9).

Menurutnya, secara hukum sangat memungkinkan KPK meminta opini IDI terkait kondisi kesehatan SN tapi KPK masih berencana melakukan pemanggilan kembali.

KPK kata Febri belum akan melayangkan surat permintaan kepada IDI terkait dengan permintaan opini terkait kondisi kesehatan Setnov. Pihaknya berharap panggilan berikutnya bisa dihadiri oleh sang tersangka, termasuk Novanto. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...