Senin, 20 November 2017 | 20.38 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK pilih layangkan pemanggilan kembali Novanto pekan depan

KPK pilih layangkan pemanggilan kembali Novanto pekan depan

Reporter : Fadilah | Selasa, 12 September 2017 - 22:47 WIB

IMG-26173

Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

JAKARTA, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali akan melayangkan pemanggilan kepada Setya Novanto untuk diperiksa sebagai tersangka pada pekan depan.

Novanto yang menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan e-KTP itu semestinya diperiksa, Selasa (12/9) yang bertepatan dengaan sidang perdana praperadilan penetapan tersangka atas dirinya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Namun pihak Novanto yang diwakili Idrus Marham mengirimkan surat permintaan penjadwalan kembali dengan alasan sakit.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan penjadwalan ulang pemanggilan Setnov akan dilakukan pada awal pekan depan.

Febri lebih memilih untuk melakukan pemanggilan kembali ketimbang melakukan pengecekan kondisi kesehatan dengan meminta bantuan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“KPK memang memiliki kerja sama dengan IDI mencakup kebutuhan opini pemeriksaan medis serta kebutuhan yang lain terkait keterangan ahli,” kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/9).

Menurutnya, secara hukum sangat memungkinkan KPK meminta opini IDI terkait kondisi kesehatan SN tapi KPK masih berencana melakukan pemanggilan kembali.

KPK kata Febri belum akan melayangkan surat permintaan kepada IDI terkait dengan permintaan opini terkait kondisi kesehatan Setnov. Pihaknya berharap panggilan berikutnya bisa dihadiri oleh sang tersangka, termasuk Novanto. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...