Sabtu, 20 Januari 2018 | 09.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tak Suka dengan Rezim Jokowi, Alasan Dodik Hina Ibu Negara

Tak Suka dengan Rezim Jokowi, Alasan Dodik Hina Ibu Negara

Reporter : Yudi | Rabu, 13 September 2017 - 08:37 WIB

IMG-26182

Terciduk, penghina Iriana Jokowi. (Ist)

Bandung, kini.co.id – Kebebasan berekspresi di dunia maya kadang membuat orang kebablasan. Sayangnya, mereka tak sadar mata netizen sekarang lebih tajam dan siap membuat pelanggar ITE tersungkur ke penjara.

Demikian yang dialami Dodik Ihwanto, tersangka penyebar ujaran kebencian terhadap istri Presiden Jokowi, Iriana Jokowi.

Lewat akun @warga_biasa, Dodik memposting foto Iriana disertai ucapan penghinaan dan kebencian.

(Baca juga: Sempat Ganti Nama dan Nonaktifkan Akun, Penghina Iriana Jokowi Tercyduck)

Melihat itu warganet berang dan ramai-ramai membuat gambar itu viral.

Dodik akhirnya terciduk oleh aparat kepolisian di kediaman orang tuanya, di Palembang, Sumatera Selatan.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan tak ada motif apapun Dodik membuat ujaran kebencian tersebut. Ia hanya tidak suka dengan rezim kepemimpinan Presiden Jokowi sekarang.

“Alasannya, yang bersangkutan tidak suka dengan rezim pemerintahan sekarang,” ucapnya dalam konferensi pers yang digelar usai penangkapan tersangka kemarin.

Sebelum Dodik, polisi juga mengamankan seseorang yang bernama Dani Widya.

Ia menjadi saksi dalam kasus ini dan diamankan di Jalan Laswi, ‚ÄéKota Bandung.

Kemudian, tim Satreskrim Polrestabes Bandung, yang langsung di pimpin AKBP M Yoris, melakukan pengembangan terhadap Dodik.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...