Sabtu, 20 Januari 2018 | 09.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Jokowi Tak Ingin Satupun Wewenang KPK Dihilangkan

Jokowi Tak Ingin Satupun Wewenang KPK Dihilangkan

Reporter : Fauzan | Rabu, 13 September 2017 - 10:17 WIB

IMG-26186

Gedung KPK baru (KiniNews/doc)

Jakarta, kini.co.id – Di tengah upayanya memberantas korupsi dan menjerat pejabat negara yang terlibat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nyatanya masih dihantui protes, kritik hingga upaya pelemahan.

Mulai dari mengurangi, membatasi hingga menghapus wewenang KPK diusulkan berbagai pihak.

Seperti permintaan Jaksa Agung HM Prasetyo untuk mengalihkan tuntutan KPK ke Kejaksaan.

Menjawab itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menegaskan Presiden Jokowi telah menyatakan sikap tak akan mengurangi satupun kewenangan KPK.

Bahkan Jokowi mengajak semua pihak untuk membuat lembaga antirasuah itu semakin kuat dan lebih baik lagi.

“Tidak ada keinginan dari Presiden untuk mengurangi kewenangan KPK,” ujar Pramono Anung.

Adapun hal-hal yang bisa diubah dan diperbaiki, menurut Jokowi, adalah yang bersifat administratif.

“Seperti kita ketahui saat peresmian jalan tol di Mojokerto, Jombang, Presiden menyampaikan kita semua berkewajiban menjaga KPK agar KPK tetap baik, kuat dan tentunya kalau ada kekurangan hal yang bersifat manajerial, hal yang bersifat administratif itu lah yang dilakukan perbaikan,” ucapnya lagi.

Sebelumnya Jaksa Agung HM Prasetyo yang mengusulkan agar fungsi penuntuan tindak pidana korupsi (tipikor) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikembalikan ke Korps Adhyaksa.

Selain itu, kini DPR sedang merancang RUU terkait penyadapan. Dimana KPK nantinya tidak berhak melakukan penyadapan tanpa izin.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...