Senin, 20 November 2017 | 20.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>PLN Distribusi Jabar teken kontrak dengan Gunung Steel Grup

PLN Distribusi Jabar teken kontrak dengan Gunung Steel Grup

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 13 September 2017 - 13:22 WIB

IMG-26193

PT PLN (Persero) Distribusi Jabar teken kontrak dengan Gunung Steel Grup. KiniNews/Ardiansyah.

BEKASI, kini.co.id – PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat melakukan tanda tangan kontrak dengan sejumlah perusahaan pelanggan Industri dan Bisnis besar di Bekasi, mulai dari perusahaan baja terbesar nasional hingga otomotif.

Penandatanganan dilakukan oleh Head of Agreement antara General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat, Iwan Purwana, dengan Direktur Utama Gunung Steel Group, Endang Rasyid, untuk penambahan daya sebesar 200 MW di Gunung Steel Grup, Rabu (13/9).

Gunung Steel Group, perusahaan baja terbesar nasional, yang agresif berinvestasi melalui sejumlah anak usahanya, seperti PT Gunung Rajapaksi menaikan daya lisyriknya dari 100 MW ke 200 MW, PT Gunung Garuda naik daya dari 115 MW menjadi 215 MW.

Gunung Steel Group merupakan pelanggan PLN terbesar se-Indonesia dengan total daya terpasang sebesar 415 MW.

Direktur PT PLN (Persero) Regional Jawa bagian Tengah, Amir Rosidi mengatakan program pembangunan pembangkit baru sebesar 35.000 MW perlu diserap dengan pembangunan industri dan bisnis baru di Indonesia.

Ia berharap pengusaha untuk tak perlu lagi merasa risau akan ketersediaan pasokan listrik.

Selain melakukan penandatanganan dengan Gunung Steel Grup, PT PLN Area Bekasi juga melakukan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dengan 29 pelanggan, dengan total daya 425 MW.

Yakni, diantaranya dengan pelanggan PT Multi Strada Arah Sarana, PT Toyogiri, PT Mulia Keramik, PT Maxxis International dengan sekaligus dilakukannya potential customer gathering yang dihadiri oleh 78 pimpinan perusahaan pelanggan Bisnis dan Industri yang akan melaksanakan kegiatan penyambungan baru maupun perubahan daya di Area Bekasi. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...