Sabtu, 20 Januari 2018 | 09.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Jonan pamer kinerja 10 bulan di Kementrian ESDM

Jonan pamer kinerja 10 bulan di Kementrian ESDM

Reporter : Sindi Violinda | Rabu, 13 September 2017 - 13:45 WIB

IMG-26197

Ignasius Jonan dalam pembukaan IndoEBTKE ConEx 2017 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (13/9). KiniNews/Wahyu.

JAKARTA, kini.co.id – Hingga tahun 2019 mendatang, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan sesumbar akan mampu menambah proyek pembangkit listrik berbasis nergi baru terbarukan (EBT) sebesar 3.000 Megawatt (MW).

Jonan menyebutkan jika hal itu masih diberikan kesempatan menjabat sebagai Menteri ESDM sampai tahun 2019.

“Kalau saya diberikan sampai 2019 mungkin 3.000 MW bisa jalan,” terangnya dalam pembukaan IndoEBTKE ConEx 2017 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (13/9).

Jonan juga menyatakan selama dirinya 10 bulan di Kementrian ESDM, sudah ada sekitar 700 MW pembangkit EBT yang ditandatangani ditambah 300 MW Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang sudah dan sedang dalam tahap menuju operasi.

“Saya rasa dari pendahulunya saya tidak bisa 700 MW dalam 10 bulan,” klaimnya.

Sesuai arahan Presiden, kata dia, Kementerian ESDM pun terus mendorong peningkatan EBT hingga 23% dalam bauran energi nasional pada 2025. Namun, hal itu turut disertai dengan catatan bahwa harganya harus terjangkau.

“Kalau baca di Rencana Umum Energi Nasiona (RUEN) atau Kebijakan Energi Nasional (KEN), pemenuhan itu harus dengan tingkat keekonomian yang bisa dijangkau. Jadi, kalimat terjangkau juga tidak boleh ditinggal,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Jonan menanda tangani beberapa kesepakatan terkait pengembangan EBTKE dengan sejumlah steakholder seperti Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), UI, UGM, ITB, serta dengan China National Petroleum Corporation.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...