Rabu, 20 September 2017 | 19.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ini Jadwal Kunjungan KPK ke Parpol

Ini Jadwal Kunjungan KPK ke Parpol

Reporter : Fadilah | Rabu, 13 September 2017 - 13:58 WIB

IMG-26199

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. KiniNews/Fadilah.

Jakarta, kini.co.id – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengunjungi pengurus pusat dua partai politik yakni Partai Demokrat dan Nasdem, Rabu, (13/9/2017).

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan tujuan kunjungan tersebut dalam rangka berdiskusi mewujudkan politik berintegritas secara bersama-sama.

“Ada dua dimensi utama yang akan difokuskan dalam pertemuan tersebut, yaitu peningkatan pendanaan politik, dan pembangunan integritas parpol. Untuk pembangunan integritas parpol kami melakukan kajian bersama dengan beberapa profesor di LIPI juga. Hasilnya saat ini dibawa ke seluruh Parpol,” kata Febri.

Febri menjelaskan hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab KPK di bidang pencegahan, mengingat selain kerja penindakan dalam memproses kasus-kasus korupsi yang melibatkan politisi, tentu KPK juga memiliki tanggungjawab di bidang Pencegahan.

“Karena itulah, agar aspek integritas Parpol ini bisa diwujudkan, perlu komitmen dan keterbukaan dari para pimpinan Partai Politik,” katanya.

Sebenarnya tim Pencegahan KPK sudah bertemu dan diskusi dengan pengurus pusat PDIP, Gerindra, PKB dan Hanura sejak akhir Agustus 2017.

Berikut jadwal kunjungan tim pencegahan KPK pada sejumlah partai yang telah dilakukan:

1. PDIP, 31 Agustus 2017

2. Gerindra, 7 September 2017

3. PKB, 7 September 2017

4. Hanura, 11 September 2017

5. Demokrat, 13 September 2017

6. Nasdem, 13 September 2017.

Febri menambahkan, secara prinsip ada komitmen untuk memperkuat dan membenahi parpol dari dalam.

Adapun hal-hal yang menjadi perhatian saat ini adalah pengaturan dan penegakan kode etik, penataan sistem rekruitmen politik di parpol dan sistem akuntabilitas pengelolaan dana dan keuangan parpol.

“Kedepan kami berharap, parpol sebagai pilar demokrasi memang menjadi bagian penting dari segala upaya perbaikan kesejahteraan masyarakat termasuk melalui upaya pemberantasan korupsi,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...