Sabtu, 20 Januari 2018 | 09.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ini Jadwal Kunjungan KPK ke Parpol

Ini Jadwal Kunjungan KPK ke Parpol

Reporter : Fadilah | Rabu, 13 September 2017 - 13:58 WIB

IMG-26199

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. KiniNews/Fadilah.

Jakarta, kini.co.id – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengunjungi pengurus pusat dua partai politik yakni Partai Demokrat dan Nasdem, Rabu, (13/9/2017).

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan tujuan kunjungan tersebut dalam rangka berdiskusi mewujudkan politik berintegritas secara bersama-sama.

“Ada dua dimensi utama yang akan difokuskan dalam pertemuan tersebut, yaitu peningkatan pendanaan politik, dan pembangunan integritas parpol. Untuk pembangunan integritas parpol kami melakukan kajian bersama dengan beberapa profesor di LIPI juga. Hasilnya saat ini dibawa ke seluruh Parpol,” kata Febri.

Febri menjelaskan hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab KPK di bidang pencegahan, mengingat selain kerja penindakan dalam memproses kasus-kasus korupsi yang melibatkan politisi, tentu KPK juga memiliki tanggungjawab di bidang Pencegahan.

“Karena itulah, agar aspek integritas Parpol ini bisa diwujudkan, perlu komitmen dan keterbukaan dari para pimpinan Partai Politik,” katanya.

Sebenarnya tim Pencegahan KPK sudah bertemu dan diskusi dengan pengurus pusat PDIP, Gerindra, PKB dan Hanura sejak akhir Agustus 2017.

Berikut jadwal kunjungan tim pencegahan KPK pada sejumlah partai yang telah dilakukan:

1. PDIP, 31 Agustus 2017

2. Gerindra, 7 September 2017

3. PKB, 7 September 2017

4. Hanura, 11 September 2017

5. Demokrat, 13 September 2017

6. Nasdem, 13 September 2017.

Febri menambahkan, secara prinsip ada komitmen untuk memperkuat dan membenahi parpol dari dalam.

Adapun hal-hal yang menjadi perhatian saat ini adalah pengaturan dan penegakan kode etik, penataan sistem rekruitmen politik di parpol dan sistem akuntabilitas pengelolaan dana dan keuangan parpol.

“Kedepan kami berharap, parpol sebagai pilar demokrasi memang menjadi bagian penting dari segala upaya perbaikan kesejahteraan masyarakat termasuk melalui upaya pemberantasan korupsi,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...