Selasa, 21 November 2017 | 00.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Kimia Farma pertimbangkan terbitkan MTN Rp1-2 triliun

Kimia Farma pertimbangkan terbitkan MTN Rp1-2 triliun

Reporter : Sindi Violinda | Rabu, 13 September 2017 - 17:14 WIB

IMG-26222

PT Kimia Farma Tbk. KiniNews/Dok

JAKARTA, kini.co.id – PT Kimia Farma Tbk mempertimbangkan untuk menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) berkelanjutan dengan nilai Rp1-2 triliun untuk mendukung kegiatan ekspansi usaha.

Ekspansi usaha itu dilakukan terhadap tiga anak perusahaannya yakni dari sektor farmasi, kosmetik atau klinik kecantikan dimana rencana itu ditargetkan rampung pada 2017 dan 2018.

Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir mengatakan rencana akuisisi itu merupakan bagian dari rencana pertumbuhan anorganik perseroan di masa mendatang.

“Kami masih lakukan due dilligence (untuk akuisisi itu),” kata Honesti di Jakarta, Rabu (13/9).

Menurutnya, perusahaan perlu memperbesar bisnis anorganik supaya kinerja perusahaan dapat terus tumbuh.

Pada saat ini, 100% pendapatan perusahaan berasal dari bisnis organik. Pada 2018, pendapatan perusahaan diharapkan juga bisa berasal dari bisnis anorganik dengan kontribusi 5%-10%.

Tercatat, pada semester pertama 2017 ini perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,63 triliun, naik 5,85 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp2,49 persen.

Sejalan dengan kenaikkan itu, laba bersih perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 2,75 persen menjadi Rp98,17 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp95,54 miliar.

Honesti menyebutkan pihaknya juga tengah merampungkan proses akuisisi 60% saham DWAA Ltd. Co., yang memiliki 30% jaringan saham di Arab Saudi.

Menurutnya, rencana ini masih menunggu persetujuan Kementerian BUMN. Aksi korporasi yang sedang diproses ini diharapkan rampung pada Oktober 2017.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia dilirik Belgia sebagai pasar ekspor utama kentang goreng
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 23:02 WIB

Indonesia dilirik Belgia sebagai pasar ekspor utama kentang goreng

Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun 2017, bahkan berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) industri ...
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...