Rabu, 20 September 2017 | 19.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Kimia Farma pertimbangkan terbitkan MTN Rp1-2 triliun

Kimia Farma pertimbangkan terbitkan MTN Rp1-2 triliun

Reporter : Sindi Violinda | Rabu, 13 September 2017 - 17:14 WIB

IMG-26222

PT Kimia Farma Tbk. KiniNews/Dok

JAKARTA, kini.co.id – PT Kimia Farma Tbk mempertimbangkan untuk menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) berkelanjutan dengan nilai Rp1-2 triliun untuk mendukung kegiatan ekspansi usaha.

Ekspansi usaha itu dilakukan terhadap tiga anak perusahaannya yakni dari sektor farmasi, kosmetik atau klinik kecantikan dimana rencana itu ditargetkan rampung pada 2017 dan 2018.

Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir mengatakan rencana akuisisi itu merupakan bagian dari rencana pertumbuhan anorganik perseroan di masa mendatang.

“Kami masih lakukan due dilligence (untuk akuisisi itu),” kata Honesti di Jakarta, Rabu (13/9).

Menurutnya, perusahaan perlu memperbesar bisnis anorganik supaya kinerja perusahaan dapat terus tumbuh.

Pada saat ini, 100% pendapatan perusahaan berasal dari bisnis organik. Pada 2018, pendapatan perusahaan diharapkan juga bisa berasal dari bisnis anorganik dengan kontribusi 5%-10%.

Tercatat, pada semester pertama 2017 ini perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,63 triliun, naik 5,85 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp2,49 persen.

Sejalan dengan kenaikkan itu, laba bersih perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 2,75 persen menjadi Rp98,17 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp95,54 miliar.

Honesti menyebutkan pihaknya juga tengah merampungkan proses akuisisi 60% saham DWAA Ltd. Co., yang memiliki 30% jaringan saham di Arab Saudi.

Menurutnya, rencana ini masih menunggu persetujuan Kementerian BUMN. Aksi korporasi yang sedang diproses ini diharapkan rampung pada Oktober 2017.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...