Rabu, 20 September 2017 | 19.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Novanto kembali dipanggil pekan depan, KPK: Semoga sudah sembuh

Novanto kembali dipanggil pekan depan, KPK: Semoga sudah sembuh

Reporter : Fadilah | Rabu, 13 September 2017 - 21:53 WIB

IMG-26231

Ketua DPR/Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

JAKARTA, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya lebih memilih menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Setya Novanto ketimbang melakukan pengecekan terhadap penyakit yang diderita oleh tersangka e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan penjadwalan ulang terhadap Novanto akan dilakukan pada awal pekan depan.

“Pemanggilan direncanakan diperiksa minggu depan, kami tidak begitu melihat sebelum atau sesudah praperadilan. Karena inikan dua proses yang berjalan secara paralel. Surat juga sudah kami sampaikan,” kata Febri di gedung KPK, Rabu (13/9).

Diketahui, Novanto seyogyanya menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka pada Senin, (11/9/2017) lalu. Namun karena sakit, ia tidak dapat memenuhi panggilan tersebut.

Mantan aktivis Indonesian Corruption Watch (ICW) itu berharap dalam pemanggilan pemeriksaan selanjutnya, Ketua Umum Partai Golkar itu sudah dalam keadaan sehat dan bisa menjalani pemeriksaan.

“Kami berharap pada jadwal pemeriksaan tersebut, yang bersangkutan sudah sembuh,” pungkasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...