Selasa, 21 November 2017 | 00.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ini Kata Meutya Hafid Soal Penangkapan Indra J Piliang

Ini Kata Meutya Hafid Soal Penangkapan Indra J Piliang

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 14 September 2017 - 13:03 WIB

IMG-26251

Meutya Hafid. (KiniNews/Bayu Putra)

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPP Partai Golkar Bidang Luar Negeri, Meutya Hafid, menyayangkan ditangkapnya politisi Partai Golkar Indra J Piliang karena kasus narkoba.

“Saya kaget dan shock soal IJP (Indra J Piliang),” kata Meutya di Gedung Parlemen DPR RI, Jakarta, (14/9).

Menurut Meutya, IJP merupakan sosok yang kritis sejak beberapa pemerintahan “Beliau anak muda yang kritis. Sangat disayangkan ternyata harus kena narkoba. Mudah-mudahan bisa jadi pelajaran,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu.

Menurutnya, Partai Golkar, tidak akan memberi sanksi kepada IJP. “Indra tidak masuk dalam kepengurusan Golkar, beliau sudah lama tidak aktif di Golkar, jadi tidak ada keharusan,” kata Meutya.

Dari hasil penelusuran, Indra terdaftar sebagai anggota Dewan Pakar Partai Golkar hasil Munaslub akhir tahun 2016. Di jajaran Dewan Pakar, Agung Laksono bertindak sebagai ketua.

Seperti diketahui sebelumnya, Indra J Piliang diciduk aparat Direktorat Reserse Narkotika Polda Metro Jaya di sebuah tempat karaoke di Taman Sari, Jakarta Barat. Dia ditangkap bersama rekannya Romi Fernando dan M Ismail Jamani.

Penangkapan terjadi pada Rabu (13/9) malam kemarin. Polisi menyita satu set bong dan cangkong bekas pakai serta satu plastik kosong diduga bekas tempat menyimpan narkoba.

Dan yang lebih mengejutkan ternyata politikus Partai Golkar itu sudah 1 tahun belakangan ini menggunakan narkoba jenis shabu tersebut .

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia dilirik Belgia sebagai pasar ekspor utama kentang goreng
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 23:02 WIB

Indonesia dilirik Belgia sebagai pasar ekspor utama kentang goreng

Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun 2017, bahkan berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) industri ...
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...