Rabu, 20 September 2017 | 19.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ini Kata Meutya Hafid Soal Penangkapan Indra J Piliang

Ini Kata Meutya Hafid Soal Penangkapan Indra J Piliang

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 14 September 2017 - 13:03 WIB

IMG-26251

Meutya Hafid. (KiniNews/Bayu Putra)

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPP Partai Golkar Bidang Luar Negeri, Meutya Hafid, menyayangkan ditangkapnya politisi Partai Golkar Indra J Piliang karena kasus narkoba.

“Saya kaget dan shock soal IJP (Indra J Piliang),” kata Meutya di Gedung Parlemen DPR RI, Jakarta, (14/9).

Menurut Meutya, IJP merupakan sosok yang kritis sejak beberapa pemerintahan “Beliau anak muda yang kritis. Sangat disayangkan ternyata harus kena narkoba. Mudah-mudahan bisa jadi pelajaran,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu.

Menurutnya, Partai Golkar, tidak akan memberi sanksi kepada IJP. “Indra tidak masuk dalam kepengurusan Golkar, beliau sudah lama tidak aktif di Golkar, jadi tidak ada keharusan,” kata Meutya.

Dari hasil penelusuran, Indra terdaftar sebagai anggota Dewan Pakar Partai Golkar hasil Munaslub akhir tahun 2016. Di jajaran Dewan Pakar, Agung Laksono bertindak sebagai ketua.

Seperti diketahui sebelumnya, Indra J Piliang diciduk aparat Direktorat Reserse Narkotika Polda Metro Jaya di sebuah tempat karaoke di Taman Sari, Jakarta Barat. Dia ditangkap bersama rekannya Romi Fernando dan M Ismail Jamani.

Penangkapan terjadi pada Rabu (13/9) malam kemarin. Polisi menyita satu set bong dan cangkong bekas pakai serta satu plastik kosong diduga bekas tempat menyimpan narkoba.

Dan yang lebih mengejutkan ternyata politikus Partai Golkar itu sudah 1 tahun belakangan ini menggunakan narkoba jenis shabu tersebut .

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...