Sabtu, 20 Januari 2018 | 21.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Industri rock wool makin bergeliat

Industri rock wool makin bergeliat

Reporter : Sindi Violinda | Kamis, 14 September 2017 - 18:23 WIB

IMG-26268

Sekjen Kementerian Perindustrian Haris Munandar bersama Direktur Operasional dan Pemasaran PT. Nichias Rockwool Indonesia Ivan Kuntara serta Direktur Industri Kimia Hulu Kemenperin Muhammad Khayam memperhatikan contoh produk rock wool seusai peresmian Lini Produksi Ketiga PT. Pabrik Nichias Rockwool Indonesia di Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (14/9). Foto Humas Kemenperin.

KARAWANG, kini.co.id – Sekretaris Jenderal Kementrian Perindustrian, Haris Munandar menyatakan industri di dalam negeri semakin bergeliat dengan menunjukkan aktivitas perluasan usahanya seiring kebijakan pemerintah menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Langkah ekspansi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk impor serupa sehingga menghemat devisa negara.

“Momentum inijuga menjadi salah satu indikasi bahwa Indonesia adalah negara yang menjanjikan untuk investasi sekaligus pasar yang sangat potensial,” kata Haris saat meresmihkan jalur produksi ketiga PT. Pabrik Nichias Rockwool Indonesia di Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (14/9).

Haris menyatakan, pemerintah memberikan apresiasi terhadap perusahaan tersebut. Selain merupakansatu-satunya perusahaan yang bergerak di industri hilirisasi batuan alam menjadi fiber, Nichias Rockwool Indonesia juga berupaya menerapkan teknologiterbaru pada proses produksinya, terutama untuk metode peleburan.

“Penggunaan teknologi baru initentunya membawa manfaat bagi perusahaan dan lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, penggunaan teknologi yang ramah energi dan efisien akan menghemat sumber daya alam dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mewujudkan industri hijau yang bersahabat dengan lingkungan dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ia berharap PT. Nichias Rockwool Indonesia dapat aktif melakukan penelitian dan pengembanganuntuk diversifikasi produk sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumen masa depan danmeningkatkan daya saing perusahaan.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...