Sabtu, 18 November 2017 | 21.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Airlangga resmikan pabrik Oleokimia di Dumai

Airlangga resmikan pabrik Oleokimia di Dumai

Reporter : Sindi Violinda | Kamis, 14 September 2017 - 18:44 WIB

IMG-26270

Menperin Airlangga Hartarto bersama Chairman dan CEO Sinar Mas Agribusiness and Food Franky O. Widjaja serta Deputy CEO Sinar Mas CEPSA Jose Maria Solana mendengarkan penjelasan mengenai proses produksi dan pembangunan dari perwakilan PT Energiy Sejahtera Mas ketika melakukan plant tour di Dumai, Riau, Kamis (14/9). Foto Humas Kemenperin.

DUMAI, kini.co.id – Menteri Perindustrian, Airlamgga Hartarto meresmikan pabrik oleokimia yang memproduksi asam lemak, alkohol lemak dan senyawa gliserida pertama di Indonesia milik Sinar Mas Cepsa.

Pabrik dengan nilai investasi sebesar 300 juta Euro atau setara dengan R 4,77 triliun berlokasi di Dusun Nerbit Kecil, Kelurahan Lubuk Gaung, Dumai, Riau.

“Pabrik ini Akan memproduksi alkohol lemak (fatty alcohol) dari minyak inti sawit berkelanjutan sebagai bahan utama pembuatan produk yang digunakan sehari-hari, seperti bahan pembersih rumah tangga dan perawatan pribadi,” kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/9).

Airlangga menambahkan, pembangunan pabrik ini tidak hanya dilihat dari sisi bisnis, namun dapat sebagai pintu ekspor bagi sawit Indonesia ke negara Eropa,

“Jaringan-jaringan bersama Eropa ini sangat penting, selain Palm oil Indonesia yang sering dikonotasikan dengan jelek. Tapi dengan kerja sama ini kita berharap akan membawa nama baik,” ujarnya.

Sementara itu, Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food, Franky O. Widjaja mengungkapkan, usaha patungan ini diciptakan dengan visi untuk menjadi produsen alkohol lemak berbasis nabati serta turunannya yang terdepan dengan skala global dan dengan pasokan bahan baku yang berkelanjutan.

Seperti diketahui, Sinar Mas Cepsa merupakan perusahaan patungan (joint venture) antara Sinar Mas Agribusiness and Food dengan Cepsa, perusahaan energi asal Spanyol.

“Integrasi vertikal Sinar Mas Cepsa dan peluncuran pabrik di Dumai ini merupakan langkah penting yang kami lakukan untuk mecapai visi ini. Melalui usaha patungan ini kami dapat meningkatkan nilai tambah bagi produk turunan kelapa sawit dan terus menciptakan lapangan kerja di Indonesia,” ungkapya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...