Jumat, 19 Januari 2018 | 10.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Bupati Batubara terima Rp4,4 miliar dari 2 kontraktor

Bupati Batubara terima Rp4,4 miliar dari 2 kontraktor

Reporter : Fadilah | Kamis, 14 September 2017 - 19:03 WIB

IMG-26274

KPK memperlihatkan barang bukti hasil kasus suap Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen yang tertangkap dalam OTT. OK Arya bersama empat lainnya ditetapkan sebagai tersangka kasus suap proyek.KiniNews/Fadillah.

JAKARTA, kini.co.id – Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen diduga menerima komitmen fee yang dijanjikan oleh Maringan Situmorang sebesar Rp4 miliar dan Siaful Azhar sebesar Rp400 juta, total senilai Rp4,4 miliar komitmen fee itu, sudah semuanya terealisasi.

“Iya sudah (terealisasi semuanya),” kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis, (14/9).

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan bahwa total komitmen fee Rp 4,4 miliar terkait sejumlah proyek yakni pembangunan jembatan Sentan senilai Rp 32 miliar yang dimenangkan PT GMJ dan proyek pembangunan jembatan Seimagung senilai Rp 12 miliar yang dimenangkan PT T. Serta proyek betonisasi jalan Kecamatan Talawi senilai Rp3,2 miliar.

“Sebesar Rp4 miliar dari Maringan Situmorang, kemudian ditambah Rp400 juta dari Syaiful Azhar,” kata Alex.

Alex menambahkan dalam OTT itu, pihaknya hanya mengamankan uang sebesar Rp 346 juta. Uang tersebut merupakan bagian dari pemberian Maringan yang totalnya Rp 4miliar.

Adapun uang Rp346 juta itu terdiri dari Rp250 juta dan Rp96 juta. Uang 250 juta didapatkan dari tangan Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara Helman Herdady, sedangkan Rp96 juta dari tangan sopir istri Arya, yakni Adam Sopian.

Diberitakan sebelumnya Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen tertangkap tangan bersama enam orang lainnya yakni Sujendi Tarsono (Pengusaha dealer), Maringan Situmorang (kontraktor, Helman Hendardi (Kadis PUPR Batubara PU) Saiful Azhar (kontraktor), Adam Sopian (sopir), dan Hairil (Mantan Ketua KPU Batubara).

KPK menetapkan lima dari tujuh yang disebut tertangkap OTT di Batubara, sedangkan dua lainnya yakni Adam Sopian dan Hairil dinyatakan tidak terlibat. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...