Sabtu, 18 November 2017 | 20.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>15 deportan eks IS dilepas ke masyarakat

15 deportan eks IS dilepas ke masyarakat

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 15 September 2017 - 01:44 WIB

IMG-26293

Eks simpatisan ISIS bertemu dengan keluarganya di Pusat Deradialisasi (Pusded) BNPT, Sentul. Foto BNPT

BOGOR, kini.co.id – Setelah genap selama kurang lebih satu bulan menjalani pembinaan di Pusat Deradikalisasi (Pusderad) BNPT, Sentul, Bogor, sebanyak 15 eks deportan simpatisan IS atau ISIS dilepas kembali ke tengah masyarakat.

Sebelumnya sebanyak 18 simpatisan ISIS yang dideportasi dari Irak itu tiba di tanah air pada 12 Agustus 2017 lalu, mereka kemudian dijemput tim densus 88 dan BNPT di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

Kasubdit Bina Dalam Lapas Khusus BNPT, Kolonel Mar. Andy Prasetyo mengatakan pelepasan eks deportan simpatisan ISIS ini merupakan wujud gambaran sinergitas antar Kementerian/Lembaga (K/L) terkait dalam penanggulangan terorisme.

Dikatakannya momentum pelepasan eks deportan simpatisan ISIS itu bukan sekedar formalitras semata. Namun merupan momentum nyata bahwa K/L-K/L yang ada, yang terkait dalam penanggulangan terorisme bersama-sama untuk saling membantu mereka (deportan) agar dapat kembali diterima di lingkungan masyarakat.

“Ini juga menjadi ujian bagi K/L-K/L yang bertugas dan bertanggung jawab untuk dapat membina mereka. Karena para deportan ini sudah mengakui penyesalannya saat mereka pindah ke Suriah,” kata Andi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/9).

Lebih lanjut kata alumni AAL angkatan 95 ini, bahwa dalam pelepasan tersebut beberapa unsur terkait juga turut hadir sesuai dengan domisili para deportan, seperti lurah dibantu koramil dan juga polsek sesuai dengan domisli para deportan tersebut.

“Ini menandakan suatu kebersamaan untuk sama-sama peduli dalam memberantas paham radikal terorisme agar tidak kembali tumbuh di masyarakat. Karena kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Sebelum dilepas kembali ke masyarakat, kata Andy para deportan itu sejak sepulang dari Irak telah mendapatkan bimbingan seperti wawasan kebangsaannya, agama dan juga psikologinya di Pusat Deradikalisasi (Pusderad) BNPT.

Selama berada di Pusderad, mereka mencurahkan kesaksian bagaimana keadaan mereka selama berada di Suriah. Namun setelah berangkat ke Suriah timbul kekecewaan dari mereka bahwa janji yang diberikan oleh kelompok ISIS ini tidak sesuai dengan kenyataan.

“Dan akhirnya timbul dari benak mereka bahwa bangsa saya lebih baik daripada di Suriah. Dan akhirnya mereka kembali. Setelah kembali tanah air bagi mereka ini adalah kesempatan hidup kedua dengan lebih cinta kepada bangsa Indonesia,” tandasnya.

Kepada para deportan, dirinya mengucapkan syukur bahwa para deportan ini sudah sadar dan kembali lagi menjadi warga DKI dan Jawa Barat.

“Tidak usah segan-segan atau galau. Jadi kita sama-sama berkumpul dengan warga yang lain. Nanti pak Lurah dan pak Camat sama-sama membantu sehingga tidak ada lagi kekhawatiran atau ketakutan. Kita semua akan mengayomi,” pungkasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...