Friday, 20 July 2018 | 02.30 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>15 deportan eks IS dilepas ke masyarakat

15 deportan eks IS dilepas ke masyarakat

Reporter : Zainal Bakri | Friday, 15 September 2017 - 01:44 WIB

IMG-26293

Eks simpatisan ISIS bertemu dengan keluarganya di Pusat Deradialisasi (Pusded) BNPT, Sentul. Foto BNPT

BOGOR, kini.co.id – Setelah genap selama kurang lebih satu bulan menjalani pembinaan di Pusat Deradikalisasi (Pusderad) BNPT, Sentul, Bogor, sebanyak 15 eks deportan simpatisan IS atau ISIS dilepas kembali ke tengah masyarakat.

Sebelumnya sebanyak 18 simpatisan ISIS yang dideportasi dari Irak itu tiba di tanah air pada 12 Agustus 2017 lalu, mereka kemudian dijemput tim densus 88 dan BNPT di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

Kasubdit Bina Dalam Lapas Khusus BNPT, Kolonel Mar. Andy Prasetyo mengatakan pelepasan eks deportan simpatisan ISIS ini merupakan wujud gambaran sinergitas antar Kementerian/Lembaga (K/L) terkait dalam penanggulangan terorisme.

Dikatakannya momentum pelepasan eks deportan simpatisan ISIS itu bukan sekedar formalitras semata. Namun merupan momentum nyata bahwa K/L-K/L yang ada, yang terkait dalam penanggulangan terorisme bersama-sama untuk saling membantu mereka (deportan) agar dapat kembali diterima di lingkungan masyarakat.

“Ini juga menjadi ujian bagi K/L-K/L yang bertugas dan bertanggung jawab untuk dapat membina mereka. Karena para deportan ini sudah mengakui penyesalannya saat mereka pindah ke Suriah,” kata Andi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/9).

Lebih lanjut kata alumni AAL angkatan 95 ini, bahwa dalam pelepasan tersebut beberapa unsur terkait juga turut hadir sesuai dengan domisili para deportan, seperti lurah dibantu koramil dan juga polsek sesuai dengan domisli para deportan tersebut.

“Ini menandakan suatu kebersamaan untuk sama-sama peduli dalam memberantas paham radikal terorisme agar tidak kembali tumbuh di masyarakat. Karena kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Sebelum dilepas kembali ke masyarakat, kata Andy para deportan itu sejak sepulang dari Irak telah mendapatkan bimbingan seperti wawasan kebangsaannya, agama dan juga psikologinya di Pusat Deradikalisasi (Pusderad) BNPT.

Selama berada di Pusderad, mereka mencurahkan kesaksian bagaimana keadaan mereka selama berada di Suriah. Namun setelah berangkat ke Suriah timbul kekecewaan dari mereka bahwa janji yang diberikan oleh kelompok ISIS ini tidak sesuai dengan kenyataan.

“Dan akhirnya timbul dari benak mereka bahwa bangsa saya lebih baik daripada di Suriah. Dan akhirnya mereka kembali. Setelah kembali tanah air bagi mereka ini adalah kesempatan hidup kedua dengan lebih cinta kepada bangsa Indonesia,” tandasnya.

Kepada para deportan, dirinya mengucapkan syukur bahwa para deportan ini sudah sadar dan kembali lagi menjadi warga DKI dan Jawa Barat.

“Tidak usah segan-segan atau galau. Jadi kita sama-sama berkumpul dengan warga yang lain. Nanti pak Lurah dan pak Camat sama-sama membantu sehingga tidak ada lagi kekhawatiran atau ketakutan. Kita semua akan mengayomi,” pungkasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...