Sabtu, 20 Januari 2018 | 21.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>DPR Kecam Pengedaran Narkoba Dikalangan Anak

DPR Kecam Pengedaran Narkoba Dikalangan Anak

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 15 September 2017 - 11:20 WIB

IMG-26299

Ribuan butir pil PCC yang diamankan petugas. (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Wakil Ketua Komisi VIII DPR Iskan Qolba Lubis mengecam penyebaran narkoba di kalangan anak.

Hal itu diungkapkannya terkait kasus tiga puluh remaja mengalami gangguan mental dan kejang-kejang di Kota Kendari, karena diduga habis mengonsumsi narkoba jenis baru bernama Flaka.

“Penyebaran narkoba di kalangan anak merupakan tindakan keji, dan memiliki agenda untuk menghancurkan masa depan bangsa, karena anak merupakan generasi penerus,” kata Iskan saat dihubungi di Jakarta, Jumat (15/9).

Lebih mengherankan, menurut anggota DPR Fraksi PKS ini, korbannya sudah sampai di kalangan desa terpencil. Oleh karenanya menurut Iskan, kondisi ini sudah bisa dibilang darurat narkoba dan semua elemen bangsa ini harus bahu membahu memberantas.

Iskan meminta pihak BNN aktif mengusut tuntas kasus penyebaran narkoba di kalangan anak. Menurutnya, kasus ini tidak bisa dibiarkan, lantaran jumlah pengguna narkoba di usia anak dan remaja terus meningkat.

“Harus dibongkar siapa aktor intelektualnya dan motifnya. Apalagi kasus narkoba semakin mengancam anak-anak,” tegasnya.

Menurut data KPAI, jumlah pengguna narkoba di usia remaja naik menjadi 14 ribu jiwa pada tahun 2016, dengan rentang usia 12-21 tahun.

Iskan juga berharap pihak orang tua dan sekolah aktif memberikan pendampingan dan pemahaman pada anak terkait zat-zat berbahaya, seperti narkoba jenis terbaru itu. Mengingat saat ini sudah banyak narkoba jenis baru, termasuk flaka, sudah masuk di Indonesia.

“Orang tua dan sekolah harus aktif memberikan pemahaman kepada anak, tentang apa itu narkoba dan bahayanya,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...