Rabu, 20 September 2017 | 19.43 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Diah Anggraeni Akui Terima Uang 500 Ribu Dolar

Diah Anggraeni Akui Terima Uang 500 Ribu Dolar

Reporter : Fadilah | Jumat, 15 September 2017 - 13:11 WIB

IMG-26302

Andi Agustinus alias Andi Narogong menjalani sidang perdana kasus e-KTP. Dalam dakwaannya sejumlah pihak disebutkan mendapat keuntungan dari proyek tersebut. Foto Antara.

Jakarta, kini.co.id – Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Diah Anggraeni mengakui pernah menerima uang terkait proyek e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik) yang saat ini diketahui menjadi bancakan.

“Uang tersebut dari dua orang. Pertama dari Irman sebanyak US$ 300ribu, yang kedua dari Andi US$ 200ribu,” tutur Diah saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Jumat, (15/9/2017).

Diah mengatakan uang US$ 300ribu itu diantarkan langsung ke rumahnya yang ada di Bekasi. Uang tersebut diserahkan melalui stafnya.

(Baca juga: Diah Anggraeni Mengaku Kenal Andi Narogong Sejak 2009)

“Pengantar tidak masuk ke rumah saya, buka pintu hanya di teras. Dia bilang, ‘Saya disuruh oleh Pak Irman ada titipan, pak Irman bilang ada rejeki bu. Tapi (Irman) tidak bilang itu uang e-KTP,” papar Diah.

Setelah menerima uang tersebut, Diah langsung menghubungi Irman untuk mengembalikan uang tersebut.

“Tapi, Irman bilang, kalau kembaliin berarti bunuh diri,” katanya menirukan apa yang disampaikan oleh Irman.

Sedangkan uang dari Andi, sambung Diah, diterimanya secara langsung dari Andi. Andi merupakan terdakwa kasus korupsi e-KTP.

“Beliau (Andi Narogong) sendiri yang menyerahkan, tapi saya tidak mau. Terus dia bilang “Ini ada rejekilah bu” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...