Sabtu, 20 Januari 2018 | 21.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Diah Anggraeni Akui Terima Uang 500 Ribu Dolar

Diah Anggraeni Akui Terima Uang 500 Ribu Dolar

Reporter : Fadilah | Jumat, 15 September 2017 - 13:11 WIB

IMG-26302

Andi Agustinus alias Andi Narogong menjalani sidang perdana kasus e-KTP. Dalam dakwaannya sejumlah pihak disebutkan mendapat keuntungan dari proyek tersebut. Foto Antara.

Jakarta, kini.co.id – Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Diah Anggraeni mengakui pernah menerima uang terkait proyek e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik) yang saat ini diketahui menjadi bancakan.

“Uang tersebut dari dua orang. Pertama dari Irman sebanyak US$ 300ribu, yang kedua dari Andi US$ 200ribu,” tutur Diah saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Jumat, (15/9/2017).

Diah mengatakan uang US$ 300ribu itu diantarkan langsung ke rumahnya yang ada di Bekasi. Uang tersebut diserahkan melalui stafnya.

(Baca juga: Diah Anggraeni Mengaku Kenal Andi Narogong Sejak 2009)

“Pengantar tidak masuk ke rumah saya, buka pintu hanya di teras. Dia bilang, ‘Saya disuruh oleh Pak Irman ada titipan, pak Irman bilang ada rejeki bu. Tapi (Irman) tidak bilang itu uang e-KTP,” papar Diah.

Setelah menerima uang tersebut, Diah langsung menghubungi Irman untuk mengembalikan uang tersebut.

“Tapi, Irman bilang, kalau kembaliin berarti bunuh diri,” katanya menirukan apa yang disampaikan oleh Irman.

Sedangkan uang dari Andi, sambung Diah, diterimanya secara langsung dari Andi. Andi merupakan terdakwa kasus korupsi e-KTP.

“Beliau (Andi Narogong) sendiri yang menyerahkan, tapi saya tidak mau. Terus dia bilang “Ini ada rejekilah bu” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...