Rabu, 20 September 2017 | 19.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tak Bikin Takut, OTT KPK Justru Dinilai Tingkatkan Investor

Tak Bikin Takut, OTT KPK Justru Dinilai Tingkatkan Investor

Reporter : Fauzan | Sabtu, 16 September 2017 - 10:49 WIB

IMG-26340

Penyidik KPK memperlihatkan barang bukti suap kasus persetujuan Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih, Kota Banjarmasin, dalam kasus tersebut empat orang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, Jumat (15/9). ANTARA/Wahyu Putro A.

Jakarta, kini.co.id – Terjaringnya sejumlah kepala daerah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat sebagian masyarakat berfikir akan kaburnya investor ke Indonesia.

OTT dinilai bikin takut investor untuk menanamkan modalnya ke daerah karena khawatir akan terjerat kasus korupsi.

Padahal, OTT merupakan upaya penegakan hukum yang tak seharusnya ditakuti bahkan harus didukung.

Terkait ini Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung mengatakan investor tak akan takut menanamkan modalnya meski banyak OTT.

“Kalau ingin memberantas korupsi, kenapa mengganggu? Kalau menurut saya, para investor semakin yakin bahwa di Indonesia betul-betul memiliki aturan,” ujarnya, Jumat (15/9/2017).

Investor, kata dia, justru akan merasa nyaman, bahwa dana yang akan ditanamkan benar untukk kepentingan bisnis.

“Mereka (investor) ingin ada kepastian hukum. Jadi bila KPK melakukan OTT, tidak akan menganggu investor karena dana yang akan disimpan akan benar-benar secure,” ujar Akbar.

Sementara, beberapa waktu lalu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut OTT KPK akan berpengaruh pada investor yang akan menanamkan modalnya.

Sebab, menurut Fahri, jika banyak OTT timbul kesan Indonesia sarang korupsi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...