Sabtu, 20 Januari 2018 | 21.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tak Bikin Takut, OTT KPK Justru Dinilai Tingkatkan Investor

Tak Bikin Takut, OTT KPK Justru Dinilai Tingkatkan Investor

Reporter : Fauzan | Sabtu, 16 September 2017 - 10:49 WIB

IMG-26340

Penyidik KPK memperlihatkan barang bukti suap kasus persetujuan Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih, Kota Banjarmasin, dalam kasus tersebut empat orang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, Jumat (15/9). ANTARA/Wahyu Putro A.

Jakarta, kini.co.id – Terjaringnya sejumlah kepala daerah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat sebagian masyarakat berfikir akan kaburnya investor ke Indonesia.

OTT dinilai bikin takut investor untuk menanamkan modalnya ke daerah karena khawatir akan terjerat kasus korupsi.

Padahal, OTT merupakan upaya penegakan hukum yang tak seharusnya ditakuti bahkan harus didukung.

Terkait ini Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung mengatakan investor tak akan takut menanamkan modalnya meski banyak OTT.

“Kalau ingin memberantas korupsi, kenapa mengganggu? Kalau menurut saya, para investor semakin yakin bahwa di Indonesia betul-betul memiliki aturan,” ujarnya, Jumat (15/9/2017).

Investor, kata dia, justru akan merasa nyaman, bahwa dana yang akan ditanamkan benar untukk kepentingan bisnis.

“Mereka (investor) ingin ada kepastian hukum. Jadi bila KPK melakukan OTT, tidak akan menganggu investor karena dana yang akan disimpan akan benar-benar secure,” ujar Akbar.

Sementara, beberapa waktu lalu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut OTT KPK akan berpengaruh pada investor yang akan menanamkan modalnya.

Sebab, menurut Fahri, jika banyak OTT timbul kesan Indonesia sarang korupsi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...