Monday, 20 August 2018 | 10.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Limbah Plastik jadi Aspal Berdampak Luar Biasa, Menko Luhut Minta Pemulung Dilibatkan

Limbah Plastik jadi Aspal Berdampak Luar Biasa, Menko Luhut Minta Pemulung Dilibatkan

Reporter : Ardiansyah | Saturday, 16 September 2017 - 14:07 WIB

IMG-26341

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melakukan peninjauan lapangan penerapan Teknologi Campuran Beraspal Menggunakan Limbah Plastik hasil Balitbang PUPR di Jl Sultan Agung, Bekasi, Sabtu (16/9). KiniNews/Ardiansyah.

Bekasi, kini.co.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono langsung melakukan tinjauan lapangan penerapan teknologi campuran aspal menggunakan limbah plastik hasil Balitbang PU-Pera di Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat.

Sebelumnya, uji coba penerapan teknologi campuran aspal menggunakan limbah plastik hasil Balitbang PU-Pera, juga telah dilakukan di Bali, belum lama ini.

Menko Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penggunaan sampah plastik digunakan karena memiliki dampak yang sangat luar biasa. Khususnya dampak terhadap lingkungan, kesehatan hingga pariwisata.

Menurutnya, karena dampak yang dihasilkan sangat luar biasa, oleh karena itu dirinya meminta agar teknologi ini bisa terus berjalan. Bahkan dalam penerapan teknologi tersebut, dirinya meminta agar bisa dinikmati oleh kalangan bawah seperti pemulung.

“Kita mau pengusaha kecil menikmati ini, supaya ekonomi masyarakat dapat tumbuh. Presiden selalu memerintahkan bagaimana ekonomi masyarakat dapat tumbuh,” ujarnya usai meninjau pengaspalan di Jalan Raya Sultan Agung, Sabtu (16/9/2017).

Untuk bisa dirasakan oleh pemulung harus dibuat suatu model bisnis untuk menerapkan teknologi sampah plastik tersebut. Karena dengan dibuatnya suatu bisnis model maka alur dan detailnya akan bisa lebih jelas dan terasa manfaatnya.

“Tadi Pak Basuki (Menteri PUPR) bisik-bisik, ini bagaimana kita membangun sentra-sentra ekonomi kecil untuk supply kepada PUPR untuk mencampur sekian persen dari setiap kilometer aspal plastik yang akan dibuat. Saya pikir bisa dibikin business model. Sehingga suistanable dari proyek ini akan berjalan dan dampaknya akan baik sekali. Ini masih akan kita rapatkan minggu depan,” tandas dia.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...