Selasa, 21 November 2017 | 00.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Beredar Kabar Jhon Kei Masuk Islam, Begini Tanggapan Keluarga di Bekasi

Beredar Kabar Jhon Kei Masuk Islam, Begini Tanggapan Keluarga di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Sabtu, 16 September 2017 - 14:43 WIB

IMG-26348

Jhon Kei diisukan masuk Islam. (Ist)

Bekasi, kini.co.id – Narapidana kelas kakap, John Refra Kei, yang kini mendekam di Lapas Nusakambangan dikabarkan masuk islam.

Kabar mualafnya Jhon Kei tersebut bermula dari postingan akun media sosial Facebook milik Hanny Kristianto pada Rabu (13/9/2017) yang kemudian dikutip dalam sejumlah pemberitaan.

Di medsos tersebut dikabarkan John Kei berniat menjadi Muslim. Berikut ini kutipan awal postingan Hanny tersebut: Bismillah, “Hari ini team Mualaf Center Darussalam diwakili Harsha Agousta Brahma Sadewa dan ibu Jenderal Lisze Dewi Purnamawati berangkat ke LP. Batu Nusakambangan Cilacap memastikan niat John Kei masuk Islam. Sebelum memutuskan masuk Islam John Kei alias John Refra pemuda asal Tutrean, Pulau Kei pernah dijuluki sebagai Godfather of Jakarta,” demikian posting tersebut.

Hanya saja, kabar mualafnya tersangka kasus pembunuhan Direktur Sanex Steel, Tan Harry Tantono, belum sampai ketelingan sanak saudaranya.

Keponakan Jhon Kei, Roy (23), mengaku belum mengetahui kabar miring tersebut. Ia mengatakan jika sampai saat ini pamannya itu masih memeluk agama Kristen Katolik.

“Belum tau, kabar dari manah itu? sampai sekarang kabar itu belum sampai kepada saya dan keluarga,” kata Roy, Sabtu (16/9/2017) kepada Kini.co.id. saat ditemui di Perumahan Tytyan Indah, Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria.

Ia memastikan, jika Jhon Kei sampai dengan hari ini masih memiliki status agama Kristen Katolik.

“Sudah turun menurun keluarga memeluk agama Kristen Katolik, cuma kalau mau lebih jelas, silahkan ke lapas NK (Nusakambangan). Langsung konfirmasi dengan yang bersangkutan,” tuturnya.

“Sekarang dia sudah menjalani hukumannya di Nusakambangan selama 5 tahun, tapi kalau kabar mualaf, itu saya tidak tahu, ya!,” sambung Roy.

Diketahui, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta menjatuhkan vonis 12 tahun penjara kepada John Kei pada persidangan tanggal 27 Desember 2012.

Majelis hakim menyatakan bahwa John Kei terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Tan Harry Tantono alias Ayung yang ditemukan tewas di kamar 2701 Swiss-Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada tanggal 26 Januari 2012.

Dalam kasus tersebut, John Kei dinyatakan melanggar Pasal 340 juncto Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Tapi, melalui putusan kasasi, Mahkamah Agung justru menambah vonis John Kei menjadi 16 tahun penjara.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia dilirik Belgia sebagai pasar ekspor utama kentang goreng
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 23:02 WIB

Indonesia dilirik Belgia sebagai pasar ekspor utama kentang goreng

Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun 2017, bahkan berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) industri ...
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...