Sabtu, 20 Januari 2018 | 21.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Beredar Kabar Jhon Kei Masuk Islam, Begini Tanggapan Keluarga di Bekasi

Beredar Kabar Jhon Kei Masuk Islam, Begini Tanggapan Keluarga di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Sabtu, 16 September 2017 - 14:43 WIB

IMG-26348

Jhon Kei diisukan masuk Islam. (Ist)

Bekasi, kini.co.id – Narapidana kelas kakap, John Refra Kei, yang kini mendekam di Lapas Nusakambangan dikabarkan masuk islam.

Kabar mualafnya Jhon Kei tersebut bermula dari postingan akun media sosial Facebook milik Hanny Kristianto pada Rabu (13/9/2017) yang kemudian dikutip dalam sejumlah pemberitaan.

Di medsos tersebut dikabarkan John Kei berniat menjadi Muslim. Berikut ini kutipan awal postingan Hanny tersebut: Bismillah, “Hari ini team Mualaf Center Darussalam diwakili Harsha Agousta Brahma Sadewa dan ibu Jenderal Lisze Dewi Purnamawati berangkat ke LP. Batu Nusakambangan Cilacap memastikan niat John Kei masuk Islam. Sebelum memutuskan masuk Islam John Kei alias John Refra pemuda asal Tutrean, Pulau Kei pernah dijuluki sebagai Godfather of Jakarta,” demikian posting tersebut.

Hanya saja, kabar mualafnya tersangka kasus pembunuhan Direktur Sanex Steel, Tan Harry Tantono, belum sampai ketelingan sanak saudaranya.

Keponakan Jhon Kei, Roy (23), mengaku belum mengetahui kabar miring tersebut. Ia mengatakan jika sampai saat ini pamannya itu masih memeluk agama Kristen Katolik.

“Belum tau, kabar dari manah itu? sampai sekarang kabar itu belum sampai kepada saya dan keluarga,” kata Roy, Sabtu (16/9/2017) kepada Kini.co.id. saat ditemui di Perumahan Tytyan Indah, Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria.

Ia memastikan, jika Jhon Kei sampai dengan hari ini masih memiliki status agama Kristen Katolik.

“Sudah turun menurun keluarga memeluk agama Kristen Katolik, cuma kalau mau lebih jelas, silahkan ke lapas NK (Nusakambangan). Langsung konfirmasi dengan yang bersangkutan,” tuturnya.

“Sekarang dia sudah menjalani hukumannya di Nusakambangan selama 5 tahun, tapi kalau kabar mualaf, itu saya tidak tahu, ya!,” sambung Roy.

Diketahui, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta menjatuhkan vonis 12 tahun penjara kepada John Kei pada persidangan tanggal 27 Desember 2012.

Majelis hakim menyatakan bahwa John Kei terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Tan Harry Tantono alias Ayung yang ditemukan tewas di kamar 2701 Swiss-Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada tanggal 26 Januari 2012.

Dalam kasus tersebut, John Kei dinyatakan melanggar Pasal 340 juncto Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Tapi, melalui putusan kasasi, Mahkamah Agung justru menambah vonis John Kei menjadi 16 tahun penjara.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...