Rabu, 20 September 2017 | 19.41 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Awas! PCC Juga Diedarkan ke Luar Sulawesi

Awas! PCC Juga Diedarkan ke Luar Sulawesi

Reporter : Fauzan | Sabtu, 16 September 2017 - 16:12 WIB

IMG-26352

Ribuan butir pil PCC yang diamankan petugas. (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Beredarnya obat ilegal PCC harus membuat para orangtua waspada. Pasalnya, obat-obat terlarang itu juga diedarkan di luar Kendari, Sulawesi Tenggara.

Buktinya, polisi telah mengamankan obat PCC yang sedang marak dikonsumsi remaja di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), saat berada di Bandara Internasional Hasanuddin, Sulsel.

Obat PCC yang diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Maros itu tadinya akan diedarkan ke Pulau Jawa.

“Obat bermerek tramadol dan sejenisnya itu terdeteksi saat melewati pemeriksaan x-ray. Petugas curiga sehingga diperiksa dan menemukan 200 papan tramadol serta empat botol yang berisikan obat daftar G lainnya,” ujar Kasat Reskrim Narkoba Polres Maros, AKP Norman Sihite, kemarin.

Ia mengatakan obat itu berasal dari Makassar dan hendak dikirim ke pemesan yang ada di Pulau Jawa.

Dari situ, polisi menduga pabrik obat PCC itu berada di Makassar.

Sebelumnya sebanyak 61 orang sakau dan berperilaku seperti orang gila karena obat PCC di Kendari, Sultra. Akibatnya, para korban memenuhi Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari untuk mendapat perawatan. 3 di antaranya telah tewas karena overdosis.

Dari penelusuran polisi, 9 orang pengedar atau penjual PCC berhasil ditangkap. Mereka adalah warga kendari dari beragam profesi mulai dari ibu rumahtangga hingga apoteker.

Para penjual PCC ini menjual obat terlarang itu dengan harga miring kepada pelajar.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...