Rabu, 20 September 2017 | 19.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Digelandang KPK, Walikota Batu mengaku tidak tau karena apa

Digelandang KPK, Walikota Batu mengaku tidak tau karena apa

Reporter : Zainal Bakri | Sabtu, 16 September 2017 - 23:01 WIB

IMG-26364

Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (kedua kiri) dijaga anggota Satbrimobda Jatim saat keluar dari ruang Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Sabtu (16/9). Foto Antara.

Surabaya, kini.co.id – Wali Kota Batu Eddy Rumpoko terlihat tenang dan terus menebar senyum kepada wartawan usai diperiksa penyidik do Mapolda Jatim, Sabtu (16/9) malam.

Saat keluar gedung Subdit III Tipikor Mapolda Jatim, Eddy Rumpoko juga berjalan tenang dan terlihat tersenyum.

Bahkan, saat keluar dari gedung Subdit III Tipikor Mapolda Jatim Edi juga sempat menjelaskan kepada wartawan tentang kasus yang membelitnya itu, tapi dicegah penyidik KPK.

“Saya tidak tahu ditangkap karena apa, saya nggak apa-apa, saya mau ngomong sama wartawan,” katanya kepada awak media, Sabtu(16/9).

Selanjutnya saat masuk di dalam bus Polda Jatim, Eddy Rumpoko yang duduk di dekat jendela dan diapit petugas brimob, kembali menoleh dan tersenyum.

Tak lama kemudian, ia melambaikan tangannya ke wartawan yang mengambil gambar. Tepat pada pukul 20.44 WIB, rombongan penyidik KPK dan Polda Jatim meninggalkan gedung Subdit III Tipikor menuju bandara Juanda, Sidoarjo.

Sebelumnya, KPK mengamankan lima orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di di Malang, Jawa Timur, Sabtu (16/9). Lima orang itu termasuk kepala daerah dan pejabat unit pengadaan.

“Benar ada Tim KPK yang lakukan OTT siang ini di salah satu daerah di Jawa Timur. Sekitar 5 orang diamankan, termasuk kepala daerah dan pejabat unit pengadaan,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan ketika dihubungi wartawan, Sabtu (16/9).

Basaria mengatakan, tim juga mengamankan sejumlah uang yang diduga uang suap terkait proyek di daerah setempat.

KPK membawa lima orang tersebut ke kantor Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk dilakukan pemeriksaan awal.

“Kami akan infomasikan lebih lanjut hasil OTT ini dalam konferensi pers besok,” jelasnya.

Selain mengamankan ER, tim juga menangkap pria berinisial P yang diduga pemilik salah satu hotel di Kota Batu, Malang.

Mereka ditangkap saat melakukan transaksi suap untuk memuluskan proyek mubeler di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...