Minggu, 24 September 2017 | 13.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tiba di gedung KPK, Walikota Batu tetap menyangkal terima suap

Tiba di gedung KPK, Walikota Batu tetap menyangkal terima suap

Minggu, 17 September 2017 - 02:02 WIB

IMG-26366

Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko tiba di gedung KPK, Ahad (17/9) dinj hari. Kininews/Rakisa

Jakarta, kini.co.id – Wali Kota Batu, Jawa Timur, Eddy Rumpoko tetap menyangkal dirinya menerima suap dari pihak rekanan seperti yang dituduhkan lembaga anti rasuah.

Politisi PDI Perjuangan itu tidak tahu menahu alasan tim KPK yang menangkapnya. “Uang apa, saya tidak tahu,” ucapnya saat tiba di gedung KPK, Ahad (17/9) dini hari.

Sama seperti saat dibawa dari Mapolda Jawa Timur, Sabtu (16/9) malam, Eddy tampak santai dan berbicara kepada awak media setibanya di gedung KPK.

Eddy bersama dua orang lainnya tiba sekitar pukul 01.14 WIB, yakni Ketua ULP Kota Batu dan satu orang rekanan dari pihak swasta.

Sebelumnya Edy bersama empat orang lainnya keluar dari ruang unit Tipikor Polda Jatim sekitar pukul 20.40 WIB. Kelimanya langsung diterbangkan ke Jakarta bersama tim penyidik KPK.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, Eddy diduga menerima suap sebesar Rp 300 juta. Uang yang dia terima sebesar Rp 200 juta, dan sisanya untuk Kepala ULP.

“Siang tadi mulai sekitar jam 12.30 ada OTT kembali oleh KPK di wilayah Kota Batu, Jatim terkait dengan penerimaan suap / hadiah oleh Wali Kota Batu (Eddy Rumpoko) dan Kepala ULP Pemkot Batu dari rekanan (Philip) terkait pengadaan barang dan jasa pada Pemkot Batu,” ujar Alex saat dihubungi.

Eddy diduga menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa yakni pengadaan meubel senilau Rp5 miliar.

Diduga uang yang berikan rekanan pengusaha kepada Eddy untuk memenangkan tender.

Eddy sendiri mengaku heran atas penangkapan dirinya oleh penyidik KPK yang tengah berada dikamar mandi di rumah dinasnya, Sabtu (16/9) .

“Iya saya di rumah, tahu-tahu digedor di kamar mandi, uang nya mana, uang apa, saya tidak tau,” bebenya di gedung KPK, Ahad pagi. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 12:06 WIB

Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad

Vice President Export PT. Pindad Ridi Djajakusuma mengatakan, Kementerian Pertahanan Laos tertarik untuk kembali membeli produk-produk senjata dari PT. Pindad.Sebagai ...
FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:48 WIB

FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:32 WIB

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi

Aris Wahyudi, pemilik situs nikahsirri.com, yang sempat menghebohkan jaga maya, setelah ditangkap penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, Ahad (24/9) dini ...
Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:28 WIB

Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah

Pangdam II/Sriwijaya menggelar nonton bersama film G 30 S PKI di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu (24/9) malam.Pangdam II/Sriwijaya ...
Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:21 WIB

Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi

Penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, pada Ahad (24/9) dini hari tadi menangkap pemilik laman situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi di kediamannya ...
Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 22:52 WIB

Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com

Kepolisian Sektor Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta klarifikasi kepada pemilik situs www.nikahsirri.com menyusul munculnya kecaman Menteri Sosial Khofifah Indar ...