Monday, 20 August 2018 | 10.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tiba di gedung KPK, Walikota Batu tetap menyangkal terima suap

Tiba di gedung KPK, Walikota Batu tetap menyangkal terima suap

Sunday, 17 September 2017 - 02:02 WIB

IMG-26366

Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko tiba di gedung KPK, Ahad (17/9) dinj hari. Kininews/Rakisa

Jakarta, kini.co.id – Wali Kota Batu, Jawa Timur, Eddy Rumpoko tetap menyangkal dirinya menerima suap dari pihak rekanan seperti yang dituduhkan lembaga anti rasuah.

Politisi PDI Perjuangan itu tidak tahu menahu alasan tim KPK yang menangkapnya. “Uang apa, saya tidak tahu,” ucapnya saat tiba di gedung KPK, Ahad (17/9) dini hari.

Sama seperti saat dibawa dari Mapolda Jawa Timur, Sabtu (16/9) malam, Eddy tampak santai dan berbicara kepada awak media setibanya di gedung KPK.

Eddy bersama dua orang lainnya tiba sekitar pukul 01.14 WIB, yakni Ketua ULP Kota Batu dan satu orang rekanan dari pihak swasta.

Sebelumnya Edy bersama empat orang lainnya keluar dari ruang unit Tipikor Polda Jatim sekitar pukul 20.40 WIB. Kelimanya langsung diterbangkan ke Jakarta bersama tim penyidik KPK.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, Eddy diduga menerima suap sebesar Rp 300 juta. Uang yang dia terima sebesar Rp 200 juta, dan sisanya untuk Kepala ULP.

“Siang tadi mulai sekitar jam 12.30 ada OTT kembali oleh KPK di wilayah Kota Batu, Jatim terkait dengan penerimaan suap / hadiah oleh Wali Kota Batu (Eddy Rumpoko) dan Kepala ULP Pemkot Batu dari rekanan (Philip) terkait pengadaan barang dan jasa pada Pemkot Batu,” ujar Alex saat dihubungi.

Eddy diduga menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa yakni pengadaan meubel senilau Rp5 miliar.

Diduga uang yang berikan rekanan pengusaha kepada Eddy untuk memenangkan tender.

Eddy sendiri mengaku heran atas penangkapan dirinya oleh penyidik KPK yang tengah berada dikamar mandi di rumah dinasnya, Sabtu (16/9) .

“Iya saya di rumah, tahu-tahu digedor di kamar mandi, uang nya mana, uang apa, saya tidak tau,” bebenya di gedung KPK, Ahad pagi. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...