Jumat, 19 Januari 2018 | 10.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Koper santriwati yang nyasar pulang sempat gegerkan warga Bekasi

Koper santriwati yang nyasar pulang sempat gegerkan warga Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Minggu, 17 September 2017 - 14:16 WIB

IMG-26369

Tas koper milik Resti Tiandari bin Sumadin (18), santriwati yang tiga tahun baru pulang ke rumah orang tuanya di Bekasi, Sabtu (16/9). KiniNews/Ardiansyah.

Bekasi, kini.co.id – Warga perumahan Bojong Rawalumbu RT 01/RW 32, Rawalumbu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (16/9) siang kemarin sempat dihebohkan dengan adanya penemuan tas koper hitam yang tergeletak di rumah Chandra Dayan(24).

Pasalnya tas koper itu berada tepat dipintu masuk pagar milik Chandra yang ditinggalkan pemiliknya. Sontak warga mengira tas tersebut berisi benda mencurigakan.

Setelah gegar dan aparat kepolisian sempat mengamankan lokasi ternya pemiliknya diketahui bernama Resti Tiandari bin Sumadin (18). Perempuan bercadar ini membenarkan bahwa trolley bag hitam yang sempat dikira bom oleh warga itu adalah miliknya.

“Sang pemilik diketahui identitasnya setelah mengaku di tengah kerumunan warga,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur, Komisaris Yusron kepada kini.co.id.

Kepada polisi, Resti mengaku, ia lupa sehingga tasnya tertinggal di lokasi. Siswi lulusan pondok pesantren di daerah Magetan, Jawa Timur, datang ke tempat tersebut untuk bertemua orang tuanya yang tinggal tak jauh dari TKP.

Menurut Resti, dirinya tidak sadar telah meninggalkan tas bawaannya. Alasannya, karena tergesa-gesa ingin menjumpai orang tuanya.

Pasalnya, sudah tiga tahun Resti tidak berjumpa dengan kedua orangtuanya. Resti pun datang ke Bekasi untuk merayakan pertunangan yang akan dilakukan pada pekan depan.

“Isinya kan sudah tahu ya, jadi dia bukan teroris. Hanya datang ke Kota Bekasi karena panggilan orangtuanya, dia (Resti) ingin dinikahi,” terang Yusron.

Yusron menambahkan, bahwa Resti datang dari Magetan, Jawa Tengah ke kampung halaman menggunakan kendaraan kereta api, Jumat (15/9) malam.

Dari stasiun Besar Bekasi, Resti ingin ke tempat orangtunya menggunakan jasa pengemudi ojek online.

“Namun setelah sampai, dia bingung. Karena salah gang. Sementara pengemudi ojek online pergi, mereka bingung dan mondar-mandir di perumahan warga. Saat itu, Resti ini memang memakai cadar,” jelas Yusron.

Lama mencari alamat orangtuanya, Resti pun merasa lelah. Akhirnya ia meninggalkan barang bawaanya yang dibungkus dalam koper tersebut di depan rumah warga.

“Niatnya itu, saat ketemu rumah, Resti ingin meminta tolong kepada bapaknya untuk mengangkat kopernya. Namun malah dia ketiduran,” kata Yusron.

Rupanya, Resti benar-benar lupa dengan koper yang ia tinggal di TKP. Hingga akhirnya warga menemukan koper itu tergeletak di depan rumah berteralis besi warna hitam nomor 9 Blok 10 yang ditinggali oleh Chandra Dayan (24).

“Warga riuh dan khawatir bahwa dalam koper itu adalah bom. Karena warga semat melihat ada sejumlah orang yang bolak-balik. Ditambah lagi dengan penampilan Resti yang memakai cadar di klaim sebagai teroris. Tapi bukan, ya!” tegas Yusron.

Dari hasil penggeledahan polisi, isi dalam koper tersebut hanya terdapat pakaian wanita yang memang milik Resti. Selain itu, beberapa buku agama dan kitab suci Al-quran.

Sebelumnya, warga sempat panik atas temuan sebuah tas mencurigakan di depan rumah berteralis besi warna hitam nomor 9 Blok 10 yang ditinggali oleh Chandra Dayan (24). []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...