Sabtu, 20 Januari 2018 | 21.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Polisi pastikan Risti bukan terduga teroris, pulang mau nikah tas ketinggalan

Polisi pastikan Risti bukan terduga teroris, pulang mau nikah tas ketinggalan

Reporter : Ardiansyah | Minggu, 17 September 2017 - 14:32 WIB

IMG-26372

Polisi sempat memasang garis polisi di lokasi tas koper milik Resti Tiandari bin Sumadin (18), santriwati yang baru pulang ke rumah orang tuanya di Bekasi, Sabtu (16/9). KiniNews/Ardiansyah.

Bekasi, kini.co.id – Aparat kepolisian memastikan bahwa Risti Tiandari binti Sumadin (18), pemilik koper yang sempat menggerkan warga Rawalumbu, Kecamatan Bekasi, Bekasi kemarin bukan terduga teroris.

Tas koper miliknya yang tertinggal di depan pagar rumah Chandra Dayan (24), Blok 10 Nomor 9 di kawasan tersebut ternyata terlupa tertinggal karena buru-buru.

Gadis cantik yang menimbah ilmu di pondok pesantren Magetan, Jawa tengah itu ternyata pulang untuk bertemu kedua orangtuanya untuk meminta restu dan mearayakan pertunangan nya.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur, Komisaris Yusron kepada kini.co.id, menjelaskan bahwa Risti sudah tiga tahun Resti tidak berjumpa dengan kedua orangtuanya. Resti pun datang ke Bekasi untuk merayakan pertunangan yang akan dilakukan pada pekan depan.

“Isinya kan sudah tahu ya, jadi dia bukan teroris. Hanya datang ke Kota Bekasi karena panggilan orangtuanya, dia (Resti) ingin dinikahi,” terang Yusron.

Yusron menambahkan, bahwa Resti datang dari Magetan, Jawa Tengah ke kampung halaman menggunakan kendaraan kereta api, Jumat (15/9) malam.

Dari stasiun Besar Bekasi, Resti ingin ke tempat orangtunya menggunakan jasa pengemudi ojek online.

“Namun setelah sampai, dia bingung. Karena salah gang. Sementara pengemudi ojek online pergi, mereka bingung dan mondar-mandir di perumahan warga. Saat itu, Resti ini memang memakai cadar,” jelas Yusron.

Lama mencari alamat orangtuanya, Resti pun merasa lelah. Akhirnya ia meninggalkan barang bawaanya yang dibungkus dalam koper tersebut di depan rumah warga.

“Niatnya itu, saat ketemu rumah, Resti ingin meminta tolong kepada bapaknya untuk mengangkat kopernya. Namun malah dia ketiduran,” kata Yusron.

Rupanya, Resti benar-benar lupa dengan koper yang ia tinggal di TKP. Hingga akhirnya warga menemukan koper itu tergeletak di depan rumah berteralis besi warna hitam nomor 9 Blok 10 yang ditinggali oleh Chandra Dayan (24).

“Warga riuh dan khawatir bahwa dalam koper itu adalah bom. Karena warga semat melihat ada sejumlah orang yang bolak-balik. Ditambah lagi dengan penampilan Resti yang memakai cadar di klaim sebagai teroris. Tapi bukan, ya!” tegas Yusron.

Dari hasil penggeledahan polisi, isi dalam koper tersebut hanya terdapat pakaian wanita yang memang milik Resti. Selain itu, beberapa buku fiqh, hadits dan kitab suci Al-quran. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...