Minggu, 24 September 2017 | 13.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK tetapkan Eddy Rumpoko tersangka suap

KPK tetapkan Eddy Rumpoko tersangka suap

Reporter : Zainal Bakri | Minggu, 17 September 2017 - 16:22 WIB

IMG-26373

Walikota Batu, Jawa Timur, Eddy Rumpoko tiba di gedung KPK, Jakarta, Ahad (17/9) dini hari. KiniNews/Rakisa

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko bersama dua orang lainnya yakni Kabag ULP Eddi Setiawan dan pemilik Amarta Hills Hotel Philip Jacobson sebagai tersangka.

Ketiga resmi sebagai tersangka atas kasus dugaan suap penerimaan hadiah atau janji terkait proyek pengadaan meubelair di Pemerintah Kota (Pemkot) Batu tahun anggaran 2017.

Penetapan ini dilakukan KPK setelah memeriksa secara intensif ketiganya yang dibekuk dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Sabtu (16/9).

“Setelah melakukan pemeriksaan, KPK meningkatkan status tersangka terhadap terhadap tiga orang,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Ahad (17/9).

Eddy dan Eddi diduga menerima suap dari Philip terkait proyek pengadaan meubelair di Pemkot Batu tahun anggaran 2017. Selain menangkap ketiganya, dalam OTT kemarin, tim Satgas KPK juga menyita uang sekitar Rp 300 juta.

Diduga, uang Rp 200 juta diberikan Philip kepada Eddy Rumpoko untuk memuluskan proyek.

“Uang tersebut sebanyak Rp 200 juta dalam pecahan uangan Rp50.000 yang dibungkus kertas koran dalam tas kertas,”tambahnya.

Tak hanya terhadap Eddy, Filipus juga sebelumnya sudah terlebih dahulu memberikan uang kepada Kepala Bagian ULP Pemkot Batu Edi Setyawan sebanyak Rp 100 juta di sebuah hotel. Uang tersebut merupakan fee proyek pengadaan barang dan jasa di bidang peraboran Pemkot Batu tahun anggaran 2017.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Eddy Rumpoko dan Eddi Setiawan yang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 12:06 WIB

Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad

Vice President Export PT. Pindad Ridi Djajakusuma mengatakan, Kementerian Pertahanan Laos tertarik untuk kembali membeli produk-produk senjata dari PT. Pindad.Sebagai ...
FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:48 WIB

FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:32 WIB

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi

Aris Wahyudi, pemilik situs nikahsirri.com, yang sempat menghebohkan jaga maya, setelah ditangkap penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, Ahad (24/9) dini ...
Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:28 WIB

Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah

Pangdam II/Sriwijaya menggelar nonton bersama film G 30 S PKI di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu (24/9) malam.Pangdam II/Sriwijaya ...
Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:21 WIB

Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi

Penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, pada Ahad (24/9) dini hari tadi menangkap pemilik laman situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi di kediamannya ...
Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 22:52 WIB

Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com

Kepolisian Sektor Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta klarifikasi kepada pemilik situs www.nikahsirri.com menyusul munculnya kecaman Menteri Sosial Khofifah Indar ...