Jumat, 15 Desember 2017 | 00.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah

Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah

Minggu, 24 September 2017 - 10:28 WIB

IMG-26600

Nonton bareng (nobar) pemutaran film pengkhianatan G30S/PKI. ANTARA FOTO/Rahmad

Palembang, kini.co.id – Pangdam II/Sriwijaya menggelar nonton bersama film G 30 S PKI di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu (24/9) malam.

Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI AM Putranto mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama generasi penerus untuk mengenang sejarah bangsa termasuk penghianatan gerakan 30 September.

“Generasi penerus memang ada yang belum mendalami tentang sejarah perjuangan sehingga perlu diingatkan kembali,” katanya.

Oleh karena itu pihaknya melaksanakan nonton bareng (nobar) bersama ribuan masyarakat akan film G30 S PKI tersebut.

Dia mengatakan, nonton film yang berdurasi empat jam tersebut supaya masyarakat mengetahui G30 S PKI.

“Jadi film tersebut harus ditonton seluruh lapisan masyarakat karena peristiwa tersebut sangat menyakitkan bangsa Indonesia,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Menurut dia, dengan mengingat sejarah maka negara kesatuan semakin kuat.

Yang jelas, lanjut dia, kegiatan nonton bersama film G 30 S/PKI ini untuk mengingatkan kembali seluruh prajurit dan PNS beserta keluarganya maupun masyarakat luas terhadap sejarah kejahatan komunis di Indonesia.

Selain itu nonton peristiwa sejarah itu untuk menggugah kewaspadaan dan kesadaran semua terhadap bahaya laten komunis supaya tidak terulang kembali.

“Yang jelas semua pihak harus tetap waspada terhadap adanya ancaman,” ujar dia.

Kegiatan nonton bersama film G 30 S/PKI ini dilakukan di seluruh wilayah Sumatera Bagian Selatan sampai tingkat Koramil.

Untuk kegiatan nonton bersama di wilayah Kodam II/Sriwijaya, kata Pangdam, telah dilakukan sejak 20 September 2017 sampai dengan tanggal 30 September 2017.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fahri Hamzah kembali menang lawan PKS di Pengadilan Tinggi
Hukum - Kamis, 14 Desember 2017 - 21:40 WIB

Fahri Hamzah kembali menang lawan PKS di Pengadilan Tinggi

Politis PKS, Fahri Hamza kembali memenangkan pertarungan hukum melawan DPP PKS di Pengadilan Tinggi Jakarta.Dalam putusannya Pengadilan Tinggi menolak banding yang ...
Survei INES: Effendi Simbolon ungguli Tengku Erry
Politik - Kamis, 14 Desember 2017 - 20:36 WIB

Survei INES: Effendi Simbolon ungguli Tengku Erry

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indonesia Network Election Survei (INES), nama politisi PDI-P Effendi Simbolon mengungguli petahana Tengku Erry Nuradi ...
Delapan pemuda Jatiwaringin divonis bebas
Hukum - Kamis, 14 Desember 2017 - 19:30 WIB

Delapan pemuda Jatiwaringin divonis bebas

Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis bebas delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, yang didakwa melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang remaja, yang ...
Memanas, PPP Djan Faridz Ultimatum Kubu Romy Kosongkan Kantor DPP dalam 48 Jam
Politik - Kamis, 14 Desember 2017 - 17:42 WIB

Memanas, PPP Djan Faridz Ultimatum Kubu Romy Kosongkan Kantor DPP dalam 48 Jam

Ketua Umum Pemuda Persatuan yang merupakan sayap DPP PPP kubu Djan Farizd, Mohamd Ebit Boi mengultimatum agar PPP kubu Romahurmuzy ...
MK putuskan teman satu kantor boleh terikat perkawinan
Hukum - Kamis, 14 Desember 2017 - 17:18 WIB

MK putuskan teman satu kantor boleh terikat perkawinan

Mahkamah Konstitusi, memutuskan bahwa pekerja dalam satu perusahaan boleh terikat dalam suatu perkawinan.Hal itu termuat dalam amar putusannya yang ...
Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Hakim Buka Rekeningnya yang Diblokir KPK
Hukum - Kamis, 14 Desember 2017 - 16:32 WIB

Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Hakim Buka Rekeningnya yang Diblokir KPK

Sidang perkara korupsi e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Adni Narogong digelar kembali. Agendanya adalah pembacaan nota pembelaan atas tuntutan ...