Jumat, 15 Desember 2017 | 00.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad

Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad

Minggu, 24 September 2017 - 12:06 WIB

IMG-26609

Pindad menampilkan berbagai produk dalam ajang Indonesia International Defense Science Seminar (IIDS) di Sentul, Bogor, (12/7) lalu. Foto PT Pindad.

Jakarta, kini.co.id – Vice President Export PT. Pindad Ridi Djajakusuma mengatakan, Kementerian Pertahanan Laos tertarik untuk kembali membeli produk-produk senjata dari PT. Pindad.

Sebagai informasi, PT Pindad menjadi salah satu perusahaan Indonesia yang berpartisipasi dalam kegiatan Trade and Tourism Fair 2017 yang diselenggarakan KBRI di Vientiane dalam rangka peringatan 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Laos.

“Kami melakukan presentasi di depan Kementerian Pertahanan Laos untuk kembali memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk Pindad. Mereka sangat tertarik untuk kembali membeli produk senjata Pindad. Yang sangat mereka incar itu ‘short riffle’ dan amunisi,” ujar Ridi, Ahad (24/9).

Menurut Ridi, hubungan kerja sama militer antara Indonesia dan Laos memang cukup erat. Kementerian Pertahanan Laos sejak 2014 sudah mulai membeli produk-produk senjata dari PT Pindad, yaitu 60 buah pistol G2 Combat, 35 buah SS1 V2, 35 buah SS1 V4, serta amunisi.

“Pada pertemuan dengan Kementerian Pertahanan Laos tanggal 21 September kemarin mereka menyatakan tertarik membeli Pistol G2 Elite dan senjata Sniper buatan Pindad SPR 2 dan amunisi,” ungkapnya dilansir Antara.

Selain itu, Perdana Menteri Laos pada Oktober tahun ini akan berkunjung ke Indonesia dan juga akan bertandang ke PT. Pindad.

Sebanyak 27 tentara Laos saat ini sedang mengikuti pelatihan di Indonesia dan dilatih oleh Grup 1 Kopassus untuk persiapan The ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) 2017 di Singapura.

“Mereka senang produk Pindad karena sejak membeli dan menggunakan produk Pindad mereka pernah jadi juara ke-3 di ARRM di Thailand,” pungkas Ridi.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fahri Hamzah kembali menang lawan PKS di Pengadilan Tinggi
Hukum - Kamis, 14 Desember 2017 - 21:40 WIB

Fahri Hamzah kembali menang lawan PKS di Pengadilan Tinggi

Politis PKS, Fahri Hamza kembali memenangkan pertarungan hukum melawan DPP PKS di Pengadilan Tinggi Jakarta.Dalam putusannya Pengadilan Tinggi menolak banding yang ...
Survei INES: Effendi Simbolon ungguli Tengku Erry
Politik - Kamis, 14 Desember 2017 - 20:36 WIB

Survei INES: Effendi Simbolon ungguli Tengku Erry

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indonesia Network Election Survei (INES), nama politisi PDI-P Effendi Simbolon mengungguli petahana Tengku Erry Nuradi ...
Delapan pemuda Jatiwaringin divonis bebas
Hukum - Kamis, 14 Desember 2017 - 19:30 WIB

Delapan pemuda Jatiwaringin divonis bebas

Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis bebas delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, yang didakwa melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang remaja, yang ...
Memanas, PPP Djan Faridz Ultimatum Kubu Romy Kosongkan Kantor DPP dalam 48 Jam
Politik - Kamis, 14 Desember 2017 - 17:42 WIB

Memanas, PPP Djan Faridz Ultimatum Kubu Romy Kosongkan Kantor DPP dalam 48 Jam

Ketua Umum Pemuda Persatuan yang merupakan sayap DPP PPP kubu Djan Farizd, Mohamd Ebit Boi mengultimatum agar PPP kubu Romahurmuzy ...
MK putuskan teman satu kantor boleh terikat perkawinan
Hukum - Kamis, 14 Desember 2017 - 17:18 WIB

MK putuskan teman satu kantor boleh terikat perkawinan

Mahkamah Konstitusi, memutuskan bahwa pekerja dalam satu perusahaan boleh terikat dalam suatu perkawinan.Hal itu termuat dalam amar putusannya yang ...
Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Hakim Buka Rekeningnya yang Diblokir KPK
Hukum - Kamis, 14 Desember 2017 - 16:32 WIB

Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Hakim Buka Rekeningnya yang Diblokir KPK

Sidang perkara korupsi e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Adni Narogong digelar kembali. Agendanya adalah pembacaan nota pembelaan atas tuntutan ...