Sabtu, 21 Oktober 2017 | 10.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII

Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII

Reporter : Yudi Andriansyah | Selasa, 26 September 2017 - 01:37 WIB

IMG-26662

Koordinator Nasional Gerakan Indonesia Shalat Subuh (GISS) KH Muhammad Al Khaththath (ketiga kanan) bersama para ulama dan aktivis saat deklarasi GISS di Milad FPI, Sabtu (19/8) di Stadion Kamal Jakarta. KiniNews/SI.

Jakarta, kini.co.id – Setelah dicetuskan pada Milad Front Pembela Islam (FPI) ke-19 di Stadion Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (19/8) lalu, Gerakan Indonesia Shalat Subuh (GISS) kembali akan dideklarasikan.

Dalam deklarasinya kali ini kembali akan dideklarasikan dalam Milad Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) di Masjid At Tin TMII Jakarta, Rabu (27/9).

Koordinator Nasional Gerakan Indonesia Shalat Subuh (GISS) KH Muhammad Al Khaththath mengatakan, Gerakan Indonesia Sholat Subuh adalah gerakan moral spiritual yang terinspirasi dari keprihatinan.

“Khususnya waktu itu saya dan beberapa tahanan atas tuduhan makar dipersatukan dengan Ki Gendeng Pamungkas di rutan Polda Metro Jaya, terhadap perilaku politik penguasa yang susah diprediksi,” kata Kiai Khaththath di Jakarta, Senin (25/9) malam.

“Ya, Ki Gendeng Pamungkas yang ditangkap atas tuduhan anti China, beliau yang mengulang syahadat sekitar dua hari menjelang Iedul Fitri, telah menginspirasi saya untuk membuat GISS. Waktu itu saya mau beri nama Forum Silaturrahim Subuh (FSS) tapi atas usul Ketua Parmusi Usamah Hisyam yang ahli marketing comunication, muncul nama Gerakan Indonesia Sholat Subuh disingkat GISS,” tambahnya.

Dijelaskannya, sejak keluar dari tahanan Polda Metro Jaya pada bulan Juli lalu, ia mulai memikirkan secara serius untuk menginisiasi GISS di Indonesia.

“Alhamdulillah Usamah (Ketua Parmusi) yang rela menjadi Sekretaris Nasional GISS banyak membantu, pada Jumat (4/8) lalu di Masjid Az Zikra Sentul asuhan KH. Arifin Ilham, dalam musyawarah sejumlah ulama dan aktivis Islam disepakati dibentuknya gerakan GISS sebagai gerakan moral dan spiritual untuk menggerakkan bangsa Indonesia demi menyongsong keberkahan Allah SWT dengan mengawali aktivitas di pagi hari dengan sholat Subuh berjamaah di masjid,” bebernya.

Al Khaththath berharap agar setiap muslim yang bertekad dan bercita-cita untuk istiqamah melaksanakan sholat Subuh berjamaah di masjid mendapatkan keberkahan dan jaminan kehidupan dari Allah Swt sebagaimana disebut dalam suatu hadits Nabi SAW.

Masih dijelaskan Al Khaththath bahwa rencana deklarasi GISS akan digelar secara sederhana, yakni semua deklarator GISS yang merupakan jamaah dan pengurus masjid serta pengurus GISS di tingkat kota, kabupaten, propinsi, maupun nasional bertekad dan bercita-cita untuk menyatakan tiga sikapnya.

Yakni pertama, senantiasa sholat Subuh berjamaah di Masjid, kedua senantiasa mengajak keluarga, tetangga, dan kawan untuk datang ke masjid untuk sholat Subuh berjamaah dan ketiga senantiasa mendukung pengurus GISS mencapai target sholat Subuh di Indonesia pada tahun 2020 sama seperti dengan sholat Jum’at.

Oleh karena itu, kata da impelementasi dari poin-poin deklarasi GISS tersebut harus secara sistemik, yakni menggerakkan dan terus menghidupkan tekad dan cita-cita tersebut dalam hati tiap muslim yang mengucapkan.

“Lebih dari itu, bagaimana sistem kerja DKM agar suasana tetap kondusif bagai terlaksananya sholat Subuh berjamaah yang diikuti oleh jamaah yang semakin hari semakin banyak, semakin bulan dan semakin tahun semakin banyak, sehingga pada tahun 2020 benar-benar target menjadikan jumlah jamaah sholat Subuh seperti sholat Jumat,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...
Ini pesan Jokowi untuk pembangunan KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:10 WIB

Ini pesan Jokowi untuk pembangunan KEK Mandalika

Saat meresmikan beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Presiden Joko Widodo menitipkan pesan kepada jajaran di bawahnya untuk mendukung keberlangsungan ...
Komisi XI: Target penerimaan pajak terus melorot, kok bisa ?
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:50 WIB

Komisi XI: Target penerimaan pajak terus melorot, kok bisa ?

Anggota Komisi XI DPR, Heri Gunawan menegaskan, target pajak Per 30 September 2017 baru tercapai Rp770,7 triliun, atau hanya 60 ...
Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:04 WIB

Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi

Perang terbuka antara Menteri Koordinator Kemaritiman dan Gubernur  DKI Jakarta soal reklamasi teluk Jakarta membuat gusar Wakil Ketua DPR Taufik ...