Friday, 20 July 2018 | 02.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII

Gerakan Indonesia shalat subuh berjamaah kembali dideklarasikan di At Tin – TMII

Reporter : Yudi Andriansyah | Tuesday, 26 September 2017 - 01:37 WIB

IMG-26662

Koordinator Nasional Gerakan Indonesia Shalat Subuh (GISS) KH Muhammad Al Khaththath (ketiga kanan) bersama para ulama dan aktivis saat deklarasi GISS di Milad FPI, Sabtu (19/8) di Stadion Kamal Jakarta. KiniNews/SI.

Jakarta, kini.co.id – Setelah dicetuskan pada Milad Front Pembela Islam (FPI) ke-19 di Stadion Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (19/8) lalu, Gerakan Indonesia Shalat Subuh (GISS) kembali akan dideklarasikan.

Dalam deklarasinya kali ini kembali akan dideklarasikan dalam Milad Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) di Masjid At Tin TMII Jakarta, Rabu (27/9).

Koordinator Nasional Gerakan Indonesia Shalat Subuh (GISS) KH Muhammad Al Khaththath mengatakan, Gerakan Indonesia Sholat Subuh adalah gerakan moral spiritual yang terinspirasi dari keprihatinan.

“Khususnya waktu itu saya dan beberapa tahanan atas tuduhan makar dipersatukan dengan Ki Gendeng Pamungkas di rutan Polda Metro Jaya, terhadap perilaku politik penguasa yang susah diprediksi,” kata Kiai Khaththath di Jakarta, Senin (25/9) malam.

“Ya, Ki Gendeng Pamungkas yang ditangkap atas tuduhan anti China, beliau yang mengulang syahadat sekitar dua hari menjelang Iedul Fitri, telah menginspirasi saya untuk membuat GISS. Waktu itu saya mau beri nama Forum Silaturrahim Subuh (FSS) tapi atas usul Ketua Parmusi Usamah Hisyam yang ahli marketing comunication, muncul nama Gerakan Indonesia Sholat Subuh disingkat GISS,” tambahnya.

Dijelaskannya, sejak keluar dari tahanan Polda Metro Jaya pada bulan Juli lalu, ia mulai memikirkan secara serius untuk menginisiasi GISS di Indonesia.

“Alhamdulillah Usamah (Ketua Parmusi) yang rela menjadi Sekretaris Nasional GISS banyak membantu, pada Jumat (4/8) lalu di Masjid Az Zikra Sentul asuhan KH. Arifin Ilham, dalam musyawarah sejumlah ulama dan aktivis Islam disepakati dibentuknya gerakan GISS sebagai gerakan moral dan spiritual untuk menggerakkan bangsa Indonesia demi menyongsong keberkahan Allah SWT dengan mengawali aktivitas di pagi hari dengan sholat Subuh berjamaah di masjid,” bebernya.

Al Khaththath berharap agar setiap muslim yang bertekad dan bercita-cita untuk istiqamah melaksanakan sholat Subuh berjamaah di masjid mendapatkan keberkahan dan jaminan kehidupan dari Allah Swt sebagaimana disebut dalam suatu hadits Nabi SAW.

Masih dijelaskan Al Khaththath bahwa rencana deklarasi GISS akan digelar secara sederhana, yakni semua deklarator GISS yang merupakan jamaah dan pengurus masjid serta pengurus GISS di tingkat kota, kabupaten, propinsi, maupun nasional bertekad dan bercita-cita untuk menyatakan tiga sikapnya.

Yakni pertama, senantiasa sholat Subuh berjamaah di Masjid, kedua senantiasa mengajak keluarga, tetangga, dan kawan untuk datang ke masjid untuk sholat Subuh berjamaah dan ketiga senantiasa mendukung pengurus GISS mencapai target sholat Subuh di Indonesia pada tahun 2020 sama seperti dengan sholat Jum’at.

Oleh karena itu, kata da impelementasi dari poin-poin deklarasi GISS tersebut harus secara sistemik, yakni menggerakkan dan terus menghidupkan tekad dan cita-cita tersebut dalam hati tiap muslim yang mengucapkan.

“Lebih dari itu, bagaimana sistem kerja DKM agar suasana tetap kondusif bagai terlaksananya sholat Subuh berjamaah yang diikuti oleh jamaah yang semakin hari semakin banyak, semakin bulan dan semakin tahun semakin banyak, sehingga pada tahun 2020 benar-benar target menjadikan jumlah jamaah sholat Subuh seperti sholat Jumat,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...