Selasa, 12 Desember 2017 | 19.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Pansus Angket KPK : Jangan Samakan Posisi Kami dengan Komisi III

Pansus Angket KPK : Jangan Samakan Posisi Kami dengan Komisi III

Reporter : Bayu Putra | Senin, 2 Oktober 2017 - 15:03 WIB

IMG-26895

KPK penuhi panggilan Komisi III DPR RI. (KiniNews/Bayu Putra)

Jakarta, kini.co.id – Komisi III DPR sudah bertemu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pekan lalu.

Pertemuan Komisi III DPR dengan KPK dianggap sudah menjawab permasalahan yang diajukan Pansus Hak Angket ke KPK selama ini.

Namun, Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Taufiqulhadi meminta untuk tidak menyamakan posisi Pansus Angket dengan Komisi III.

“Komisi III dan Pansus Angket itu berbeda. Jelas apa yang kita kerjakan juga berbeda. Jangan disamakan,” kata Taufiq di Gedung Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (2/10).

Taufiq menjelaskan, Komisi III memanggil KPK sebagai sebuah institusi. Sementara, Pansus Angket memanggil KPK sebagai bentuk subjektivitas.

“Kita memanggil agar masyarakat tahu seperti apa lembaga KPK, apa yang dikerjakan selama ini,” ujar Taufiq.

Karena itu, Taufiq tidak setuju jika Pansus Angket dibubarkan. Dia mengatakan kinerja Pansus Angket harus dilanjutkan sampai pada akhir pemberian kesimpulan dan rekomendasi KPK.

(Baca juga: KPK Diultimatum Penuhi Panggilan Pansus Angket)

“Kalau berhenti sekarang, ya apa yang kami kerjakan selama ini jadi sia-sia. Kami tidak mau, karena Pansus Angket bukan lembaga sekadar ada saja,” tegas dia.

Pada 11 dan 12 September 2017, Komisi III mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan KPK. Dalam kesempatan itu, Komisi III mengulik banyak hal.

Namun, tak cuma kerja-kerja KPK yang dibahas. Komisi III juga mempertanyakan sejumlah materi yang ditemukan oleh Pansus Angket KPK.

Komisi antara lain mempertanyakan soal operasi tangan tangan (OTT), penyadapan, hubungan penyelidik dan penyidik, pelaksanaan fungsi, tugas dan wewenang KPK, hingga tata kelola Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan). Diketahui, soal Rupbasan, Pansus angket sudah memanggil Kepala Rupbasan dan meminta konfirmasi dari Kementerian Hukum dan HAM.

Tak hanya itu, Komisi III juga mem-BKO anggota dewan yang duduk di Pansus Angket untuk ikut RDP. Misalnya, Agung Gunandjar Sudarsa, anggota Komisi I DPR RI dan Misbakhun, anggota Komisi XI DPR RI.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...