Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Perpanjang Penahanan Bupati Batubara

KPK Perpanjang Penahanan Bupati Batubara

Reporter : Fadilah | Senin, 2 Oktober 2017 - 19:46 WIB

IMG-26903

Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen keluar mengenakan rompi tahanan. OK ditahan terpisah dari empat tersangka kasus suap Batubara lainnya, Kamis (14/9) malam. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen harus lebih lama mendekam di rumah tahanan. Sebab penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa tahanannya selama 40 hari ke depan.

“Perpanjangan penahanan untuk 40 hari ke depan, dimulai 4 Oktober 2017 sampai 12 November 2017 ,” tutur Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di Jakarta, Senin, (2/10/2017).

Selain Arya, penyidik KPK juga memperpanjang masa penahanan empat tersangka lainnya. Mereka adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Dinas Batubara, Helman Hendardi, Pihak swasta, Sujendi Tarsono dan kontraktor proyek Syaiful Azhar dan Maringan Situmorang.

“Perpanjangan penahanan, karena proses penyidikannya belum selesai,” katanya.

Untuk diketahui, kelimanya ditetapkan sebagai tersangka pasca diringkus dalam aksi operasi tangkap tangan (OTT) pada (13/9/2017) lalu.

KPK menduga kelimanya terlibat dalam kasus suap terkait pekerjaan pembangunan infrastruktur di kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2017.

Akibatnya, sebagai pihak diduga pemberi Maringa dan Syaiful disangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara, sebagai pihak diduga penerima OK Arya, Sujendi dan Helma disangkakan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 KUHP.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...
Densus Tipikor Didukung Penuh Komisi III DPR
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:48 WIB

Densus Tipikor Didukung Penuh Komisi III DPR

Pembentukan Detasemen Khusus (Densus) Tipikor era Jenderal Tito menuai polemik. Satu sisi, beda sikap ditunjukkan pemerintah. Sisi lain, DPR mengatakan ...
Sepakat dengan Yusril, PAN Tolak Perppu Ormas
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:18 WIB

Sepakat dengan Yusril, PAN Tolak Perppu Ormas

Sekretaris Fraksi PAN DPR RI Yandri Susanto menegaskan, pihaknya menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Aris Budiman dan Novel Baswedan Diduga Terlibat Pelanggaran Berat
Hukum - Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:41 WIB

Aris Budiman dan Novel Baswedan Diduga Terlibat Pelanggaran Berat

Hasil awas pemeriksaan Direktorat Pengawasan Internal, Novel Baswedan dan Aris Budiman terindikasi terlibat pelanggaran berat.Novel diduga melakukan pelanggaran berat dengan ...
Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya!
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 08:48 WIB

Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya!

Kabar gembira untuk Anda para pemburu pekerjaan, sebab saat ini salahsatu BUMN terbesar di Indonesia sedang membuka lowongan pekerjaan.PT Pertamina ...