Kamis, 22 Februari 2018 | 15.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ini Bedanya Senjata Militer dan Nonmiliter Versi DPR

Ini Bedanya Senjata Militer dan Nonmiliter Versi DPR

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 3 Oktober 2017 - 11:48 WIB

IMG-26926

Anggota DPR RI Mayjen (Purn) Supiadin Aries Saputra. (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Anggota Komisi I DPR RI Mayjen (Purn) Supiadin Aries Saputra mengungkapkan perbedaan senjata standar militer dan nonmiliter. Perbedaannya tampak dari kaliber dan sifat dari senjata.

“Dalam Permenhan Nomor 7 tahun 2010 sangat jelas yang dinamakan senjata non-standar militer adalah senjata-senjata yang kaliber larasnya itu di bawah 5,56 (mm),” kata Supiadin melalui pesan singkat di Jakarta (3/10).

Menurut Supiadin senjata non-standar militer itu digunakan untuk melumpuhkan dalam rangka penegakan hukum dan Opskamtibmas. Adapun sifat dari senjata yang bukan standar militer itu adalah non-automatic.

“Jadi semi (automatic) saja tidak boleh. Itu yang disebut dengan senjata non-standar militer,” ucap dia.

Sementara senjata standar militer adalah senjata yang kalibernya di atas 5,56 mm. Kemudian sifat senjatanya adalah semi automatic dan full automatic.

“Digunakan untuk membunuh dalam rangka pertahanan negara. Jadi untuk membunuh musuh negara. Yang mengganggu kedaulatan negara,” beber Supiadin.

Senjata non-standar militer dan senjata militer hangat dibicarakan belakangan ini. Disebut-sebut hanya TNI yang berhak menggunakan senjata standar militer, bukan instansi lainnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 15:25 WIB

Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan tidak ingin penyerangan terhadapnya ini menjadi sebuah kelemahan dalam memberantas korupsi."Tetapi saya ...
Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:45 WIB

Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili oleh Harun Al Rasyid mengaku senang Novel Baswedan dapat kembali."Pertama pegawai KPK merasa ...
Beredar Surat Pencopotan Ketua Fraksi dan Sekretaris Hanura di Parlemen
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:35 WIB

Beredar Surat Pencopotan Ketua Fraksi dan Sekretaris Hanura di Parlemen

Beredar surat keputusan Partai Hanura tentang perombakan komposisi Pimpinan Fraksi Hanura di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Surat keputusan tersebut bernomor SKEP/566/DPP-Hanura/II/2018 ...
Pulang, Novel Baswedan Disambut Salam dan Peluk
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:20 WIB

Pulang, Novel Baswedan Disambut Salam dan Peluk

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, ...
Penyidik Novel Baswedan Ucapkan Terimakasih untuk Presiden dan Wapres
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:11 WIB

Penyidik Novel Baswedan Ucapkan Terimakasih untuk Presiden dan Wapres

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengaku berterimakasih kepada Presiden; Joko Widodo, Wapres; Jusuf Kalla dan seluruh masyarakat ...
Novel Baswedan tiba di gedung KPK
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:46 WIB

Novel Baswedan tiba di gedung KPK

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan akhirnya tiba di gedung lembaga antirasuah Jakarta sekitar pukul 12.45 Wib.Sebelum menuju gedung KPK, Novel ...