Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Berantas Obat Berbahaya, Jokowi: Kita Harus Kejam

Berantas Obat Berbahaya, Jokowi: Kita Harus Kejam

Reporter : Fauzan | Selasa, 3 Oktober 2017 - 14:02 WIB

IMG-26938

Presiden Jokowi tengah menyeruput kopi dalam acara Ngopi Sore Bersama Pelaku Industri Kopi Indonesia, di Istana Bogor, Jawa Barat, Ahad (1/10). ANTARA/Rosa Panggabean.

Jakarta, kini.co.id – Presiden Joko Widodo menegaskan sikap pemerintah harus kejam dalam memberantas narkoba dan obat ilegal dan berbahaya.

Sebab persoalan tersebut tidak bisa dianggap hal sepele. Karena sudah memakan korban.

Ia pun tidak ingin membuat penanganan terkait narkoba menjadi sulit. Ia ingin berbagai lembaga justru bekerjasama dalam memberantas narkoba dan obat ilegal.

“Jangan sampai perlindungan nyawa anak,nyawa generasi muda Indonesia dikalahkan hanya untuk urusan-urusan birokrasi dan prosedur,” katanya, Selasa (3/9/2017)

Ia pun menyinggung BPOM sebagai peengawas obat-obatan agak lebih aktif. Karena BPOM berperan penting untuk melindungi generasimuda dari penyalahgunaan obat terlarang.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:47 WIB

Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia

Di sela kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa hari kemarin, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga mengadakan pertemuan dengan CEO Mitsubishi Motors ...
Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:41 WIB

Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mendorong Mitsubishi Corporation agar terus berinvestasi di Indonesia sekaligus meningkatkan kemitraan dengan para pelaku industri ...
Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:23 WIB

Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat

Dalam rapat dengan Komisi II DPR, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai, langkah pemerintah sudah tepat membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ...
HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:20 WIB

HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto memenuhi undangan rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi II soal Perppu Nomor ...
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...