Selasa, 12 Desember 2017 | 19.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Sinergitas industri manufaktur dengan digital ekonomi harus diperkuat

Sinergitas industri manufaktur dengan digital ekonomi harus diperkuat

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 3 Oktober 2017 - 17:37 WIB

IMG-26943

Menteri perindustrian, Airlangga Hartarto bersama Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita saat Rakornas Kadin 2017, Selasa (3/10). KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, sinergitas industri manufaktur dengan digital ekonomi saling menguntungkan. Keuntungan hubungan tersebut antara lain mempermudah produksi dan memperluas pasar.

Hal tersebut disampaikan Airlangga saat memaparkan pengarahan dalam Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Kadin 2017 pada kluster empat bidang perindustrian dan perdagangan di Jakarta, Selasa (3/10).

“Oleh karena itu, sinergitas industri manufaktur dengan digital ekonomi harus diperkuat,” ujar Airlangga.

Sebelumnya, Airlangga mengungkapkan, platform untuk industri digital dan manufaktur sangat diperlukan. Hal ini untuk efisiensi dan efektivitas bekerja serta mempermudah proses perbaikan atau servive. Selain itu, Platform industri digital dan manufaktur juga bisa mempermudah proses pendidikan vokasi.

“Pengembangan sektor manufaktur dengan platform digital menjadi penting seiring kemajuan teknologi terkini dan berjalannnya era Industry 4.0. Apalagi, pemerintah menargetkan Indonesia menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2020,” tambahnya.

Seperti diketahui, kontribusi industri digital terhadap perekonomian nasional naik rata-rata sebesar 10 persen per tahun. Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memperkirakan potensi industri digital di Indonesia pada 2020 bisa mencapai US$ 130 miliar.

Disisi lain Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani mengungkapkan, untuk menuju target itu, pemerintah harus mendukung dengan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada penciptaan iklim usaha yang kondusif, pertumbuhan ekonomi serta peningkatan daya saing dunia usaha nasional.

“Selain itu, pemerintah harus terus menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya,” kata Rosan.

Rosan menilai penciptaan lapangan pekerjaan akan mampu mengurangi tingkat kemiskinan dan kesenjangan ekonomi secara signifikan. “Oleh karena itu, tema Rakornas kali ini mengangkat tema Pemerintah Bersama Dunia Usaha Mendorong Penciptaan Lapangan Kerja, Mengurangi Tingkat Kemiskinan dan Kesenjangan,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...