Selasa, 12 Desember 2017 | 11.12 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Polemik senjata import bukti buruknya koordinasi pembantu Jokowi

Polemik senjata import bukti buruknya koordinasi pembantu Jokowi

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 3 Oktober 2017 - 17:48 WIB

IMG-26947

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (Dok DPR)

Jakarta, kini.co.id – Polemik pemesanan senjata impor jenis Arsenal Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) yang dipesan Polri terus menjadi sorotan publik. Menurut Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, kisruh itu muncul lantaran buruknya koordinasi para menteri.

“Sebenarnya seluruh menteri-menterinya lah yang harus merapatkan barisan. Tentunya dengan komando Pak Jokowi, sehingga semuanya berjalan dengan baik,” kata Agus di Kompleks Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10).

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini meminta pemerintah memberikan jawaban yang akurat sesuai data soal pembelian senjata itu. Mengingat, tertahannya 280 pucuk senjata antihuru-hara beserta 5.932 peluru milik Brimob di Bandara Soekarno-Hatta masih menimbulkan pertanyaan.

“Pemerintah harus memberikan jawaban yang memberikan keteduhan, penjelasan yang sejelas-jelasnya kepada masyarakat,” terangnya.

Oleh karenanya, Agus mengaku setuju dengan usulan rapat gabungan antara TNI, Polri, dan BIN yang digagas oleh Komisi I DPR. Bagaimana pun, rapat gabungan tidak melanggar UU MD3.

“Rapat gabungan itu dimungkinkan dan memang rapat gabungan itu dianjurkan,” tutupnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tiba di KPK, Novanto Diperiksa untuk Lengkapi Berkas Anang
Hukum - Selasa, 12 Desember 2017 - 11:07 WIB

Tiba di KPK, Novanto Diperiksa untuk Lengkapi Berkas Anang

Tersangka kasus korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) TA 2011-2012 Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, ...
KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang
Hukum - Selasa, 12 Desember 2017 - 11:01 WIB

KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang

Tersangka kasus korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) TA 2011-2012 Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, ...
Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.Sebagai pilihan, pemerintah ...
Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:15 WIB

Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali

Untuk yang ke-7 kalinya ajang Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) 2017/2018 yang digagas oleh Indonesia Travel and Tourism ...
70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 09:40 WIB

70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM

Kementerian Perindustrian memfasilitasi sebanyak 70 industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif yang berasal dari beberapa sentra Pulau Jawa untuk bekerja sama dengan 30 pemasok ...
Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:34 WIB

Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR

Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel terus mendapat kecaman. Sebagai bentuk dukungan ...