Selasa, 12 Desember 2017 | 19.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>3 Parpol baru konsultasi daftar peserta Pemilu ke KPU

3 Parpol baru konsultasi daftar peserta Pemilu ke KPU

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 3 Oktober 2017 - 18:17 WIB

IMG-26950

Komisioner KPU siap menerima pendaftaran parpol peserta Pemilu 2019. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi membuka pendaftaran calon peserta pemilu 2019 mulai, Selasa, (3/10). Beberapa parpol pun datang ke KPU untuk berkonsultasi tata cara pendaftaran dan syarat supaya lulus verifikasi administrasi.

Komisioner KPU Hasyim Asyari mengatakan bahwa hari pertama, Selasa (3/10) ada tiga partai politik yang datang ke KPU. Namun, dia enggan mengungkap partai apa saja.

“Ada 3 parpol yang datang untuk konsultasi dan pemenuhan persyaratan, saya enggak bisa sebut,” kata Hasyim di Kantor KPU.

Selain itu, Hasyim menambahkan, parpol juga harus cermat dalam pendaftaran dan penelitian administrasi. Sebab, tahap administrasi merupakan hal penting bagi partai politik yang mendaftar supaya lulus verifikasi.

“Tingkat tertib administrasi ini penting bagi parpol di Indonesia,” ucapnya.

Hasyim menegaskan pihaknya juga sudah menguji Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Uji coba Sipol kita lakukan sudah beberapa kali atau 3 tahap dan 3 gelombang,” tandasnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi membuka masa pendaftaran Partai Politik (parpol) calon peserta Pemilihan Umum Serentak tahun 2019 selama 14 hari, terhitung mulai 3- 16 Oktober 2017.

Adapun waktu pendaftaran, hari pertama sampai hari ketiga belas pukul 08.00-16.00 WIB, sedangkan hari keempat belas dari pukul 08.00-24.00 WIB.

KPU mengingatkan, parpol yang berniat menjadi peserta pemilu 2019 wajib mendaftar ke KPU. Dan mengikuti verifikasi administrasi dan verifikasi faktual, sesuai yang diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) No 11 tahun 2017.

Sebelum mendaftar ke KPU, parpol wajib mengunggah dokumen persyaratan pendaftaran ke dalam sistem informasi yang telah di sediakan oleh KPU, yakni Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Setelah dokumen persyaratan diunggah, parpol mencetak hard copy dokumen tersebut sesuai fitur yang tersedia di dalam Sipol untuk mencegah perbedaan dokumen yang akan dibawa ke KPU saat mendaftar.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...