Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>3 Parpol baru konsultasi daftar peserta Pemilu ke KPU

3 Parpol baru konsultasi daftar peserta Pemilu ke KPU

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 3 Oktober 2017 - 18:17 WIB

IMG-26950

Komisioner KPU siap menerima pendaftaran parpol peserta Pemilu 2019. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi membuka pendaftaran calon peserta pemilu 2019 mulai, Selasa, (3/10). Beberapa parpol pun datang ke KPU untuk berkonsultasi tata cara pendaftaran dan syarat supaya lulus verifikasi administrasi.

Komisioner KPU Hasyim Asyari mengatakan bahwa hari pertama, Selasa (3/10) ada tiga partai politik yang datang ke KPU. Namun, dia enggan mengungkap partai apa saja.

“Ada 3 parpol yang datang untuk konsultasi dan pemenuhan persyaratan, saya enggak bisa sebut,” kata Hasyim di Kantor KPU.

Selain itu, Hasyim menambahkan, parpol juga harus cermat dalam pendaftaran dan penelitian administrasi. Sebab, tahap administrasi merupakan hal penting bagi partai politik yang mendaftar supaya lulus verifikasi.

“Tingkat tertib administrasi ini penting bagi parpol di Indonesia,” ucapnya.

Hasyim menegaskan pihaknya juga sudah menguji Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Uji coba Sipol kita lakukan sudah beberapa kali atau 3 tahap dan 3 gelombang,” tandasnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi membuka masa pendaftaran Partai Politik (parpol) calon peserta Pemilihan Umum Serentak tahun 2019 selama 14 hari, terhitung mulai 3- 16 Oktober 2017.

Adapun waktu pendaftaran, hari pertama sampai hari ketiga belas pukul 08.00-16.00 WIB, sedangkan hari keempat belas dari pukul 08.00-24.00 WIB.

KPU mengingatkan, parpol yang berniat menjadi peserta pemilu 2019 wajib mendaftar ke KPU. Dan mengikuti verifikasi administrasi dan verifikasi faktual, sesuai yang diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) No 11 tahun 2017.

Sebelum mendaftar ke KPU, parpol wajib mengunggah dokumen persyaratan pendaftaran ke dalam sistem informasi yang telah di sediakan oleh KPU, yakni Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Setelah dokumen persyaratan diunggah, parpol mencetak hard copy dokumen tersebut sesuai fitur yang tersedia di dalam Sipol untuk mencegah perbedaan dokumen yang akan dibawa ke KPU saat mendaftar.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:47 WIB

Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia

Di sela kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa hari kemarin, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga mengadakan pertemuan dengan CEO Mitsubishi Motors ...
Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:41 WIB

Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mendorong Mitsubishi Corporation agar terus berinvestasi di Indonesia sekaligus meningkatkan kemitraan dengan para pelaku industri ...
Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:23 WIB

Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat

Dalam rapat dengan Komisi II DPR, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai, langkah pemerintah sudah tepat membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ...
HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:20 WIB

HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto memenuhi undangan rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi II soal Perppu Nomor ...
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...