Selasa, 12 Desember 2017 | 19.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Sidang bentrok geng motor, saksi kunci cabut BAP

Sidang bentrok geng motor, saksi kunci cabut BAP

Reporter : Zainal Bakri | Selasa, 3 Oktober 2017 - 18:56 WIB

IMG-26955

Saksi kunci sidang kasus bentrok geng motor dengan warga Jatiwaringin, Bekasi berinisial R menyatakan mencabut Berkas Pemeriksaan Perkara (BAP) dalam sidang kesaksian, Selasa (3/10) di PN Jakarta Timur. KiniNews/Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Sidang bentrok geng motor versus warga Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/10) sore, dilakukan secara tertutup. Sidang dilakukan secara tertutup karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi yang masih berusia 15 tahun.

Adalah R, remaja yang dihadirkan sebagai saksi tersebut. Awalnya, R meminta didampingi kakaknya ketika memberikan kesaksian. Namun, majelis menawarkan agar sidang berlangsung secara tertutup.

Kuasa hukum para terdakwa, Riesqi Rahmadiansyah mengatakan R dalam persidangan, R mengungkapkan fakta yang berbeda dengan yang tertera dalam berkas acara kepolisian.

“Saat diperiksa di kepolisian R tidak didampingi orangtua atau kuasa hukumnya. Dia mengaku ada tekanan dari oknum petugas kepolisian, sehingga menyatakan yang tidak sesuai fakta,” kata Riesqi dalam keterangannya usai sidang.

Ketika diperiksa polisi, R mengaku hanya mengikuti hasil pemeriksaan saksi lainnya, MI. “R melakukan itu supaya bisa pulang, karena MI pulang setelah diperiksa polisi. Makanya dia mengikuti saja hasil pemeriksaan MI,” kata Riesqi.

Di dalam persidangan R mencabut semua keterangan dalam berkas acara kepolisian.

Sementara itu, dalam keterangannya di persidangan, R memberikan kesaksian di wilayah Bekasi. sementara dakwaan jaksa, peristiwa terjadi di kawasan Jakarta. “Terjadi kebingungan lokus,” tambahnya.

Teguh Harianto, selaku Jaksa Penuntut Umum, mengatakan pekan depan akan menghadirkan saksi MI.

Majelis hakim memutuskan untuk melaksanakan sidang kasus ini dua kali dalam sepekan. Yakni, tiap Senin dan Kamis. Sidang berikutnya akan digelar pada Senin (9/10) mendatang. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...