Selasa, 12 Desember 2017 | 19.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>DPR: Ada Yang Aneh Soal Statement Senjata Impor Yang Berbeda-beda

DPR: Ada Yang Aneh Soal Statement Senjata Impor Yang Berbeda-beda

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 4 Oktober 2017 - 10:37 WIB

IMG-26969

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil (KiniNews /Bayu Putra)

Jakarta, kini.co.id – Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menyayangkan pernyataan instansi pemerintah soal pembelian senjata kombatan yang berbeda-beda.

Jadi sangat wajar, kata Nasir, bila pernyataan yang berbeda-beda ini memunculkan pertanyaan dari publik maksud pembelian senjata oleh pihak kepolisian.

“Saya lihat ada beda-beda, komentar jubir Presiden berbeda, pernyatannya Rikwanto juga berbeda dengan Humas Polri, lalu Wiranto juga beda. Jadi masing-masing agak beda,” kata Nasir melalui siaran pers di Jakarta, (4/10).

Bahkan, politisi asal Nangroe Aceh Darussalam ini mencium ada gelagat yang tidak sehat.

“Ada apa? Apakah ada ruang gelap yang mereka tidak masuk di situ. Saya kira ini yang perlu diperdalam,” jelasnya.

Karenanya, Nasir meminta kepada Presiden Jokowi untuk turun tangan menjelaskan ke masyarakat apa yang sebenarnya terjadi.

“Kalau presiden merasa panglima tertinggi ya beliau punya kewajiban untuk menyampaikan dan ini adalah hak masyarakat untuk mendapatkan informasi kesimpangsiuran ini,” tuturnya.

Sampai saat ini, diakui Nasir, belum ada pernyataan resmi dari Presiden mengenai pembelian senjata oleh Kepolisian jika Jokowi menganggap masalah serius.

“Lain kalau beliau menganggapnya tidak serius,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...