Selasa, 12 Desember 2017 | 11.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Pemerintah tambah anggaran Rp 25,5 triliun untuk infrastruktur

Pemerintah tambah anggaran Rp 25,5 triliun untuk infrastruktur

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 4 Oktober 2017 - 17:57 WIB

IMG-26987

Menteri Keuangan Sri Mulyani. JIBI/Dedi Gunawan.

Jakarta, kini.co.id – Pemerintah menambah target anggaran kementerian atau lembaga (K/L) sebesar Rp25,5 triliun dalam postur sementara RAPBN 2018. Tambahan anggaran belanja itu lantaran adanya tambahan anggaran penerimaan negara sebesar Rp16,3 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, rincian tambahan anggaran Rp 25,5 triliun tersebut akan dibahas dalam rapat panitia kerja (panja) antara pemerintah dengan Badan Anggaran (Banggar) mengenai belanja negara nanti.

“Kenaikan Rp25,5 triliun ini untuk kementerian lembaga, yang nanti akan dibahas dalam Panja belanja negara,” kata Sri Mulyani saat rapat antara pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan Badan anggaran (Banggar) DPR, Rabu (4/10).

Sri Mulyani memastikan pagu tambahan ini akan dimanfaatkan untuk belanja instansi terkait untuk mendukung pelaksanaan pemilihan umum serta kebutuhan belanja mendesak lainnya. “Ini termasuk untuk berbagai instansi yang harus melakukan fungsi dalam rangka untuk mengamankan siklus politik seperti pilkada dan pemilu maupun untuk menunjang kegiatan-kegiatan yang mendesak untuk belanja lainnya,” jelasnya.

Selain untuk pengamanan jelang pemilihan umum, ia mengatakan, tambahan pagu belanja yang akan dimanfaatkan untuk TNI, Polri, Kejaksaan, BIN maupun instansi hukum lainnya, akan digunakan untuk kebutuhan alutista, gedung serta sistem teknologi informasi.

Dalam nota keuangan RAPBN 2018 sendiri, kementerian dengan anggaran belanja terbesar, yaitu Kementerian PUPR Rp 106,9 triliun, Kementerian Pertahanan Rp 105,7 triliun, dan Kementerian Agama Rp 62,2 triliun. Sementara lembaga dengan anggaran belanja terbesar, yaitu Polri Rp 77,8 triliun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rp 12,5 triliun, dan MA Rp8,3 triliun.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, tambahan anggaran K/L sebesar Rp 25 triliun tersebut diharapkan mampu mempertajam program prioritas nasional.

“Dengan ruang fiskal itu mudah-mudahan program prioritas nasional yang telah disampaikan akan makin tajam dan kegiatan prioritas makin besar. Sehingga lebih mudah untuk mencapai target-target pembangunan dalam RAPBN 2018,” kata Bambang. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang
Hukum - Selasa, 12 Desember 2017 - 11:01 WIB

KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang

Tersangka kasus korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) TA 2011-2012 Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, ...
Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.Sebagai pilihan, pemerintah ...
Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:15 WIB

Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali

Untuk yang ke-7 kalinya ajang Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) 2017/2018 yang digagas oleh Indonesia Travel and Tourism ...
70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 09:40 WIB

70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM

Kementerian Perindustrian memfasilitasi sebanyak 70 industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif yang berasal dari beberapa sentra Pulau Jawa untuk bekerja sama dengan 30 pemasok ...
Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:34 WIB

Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR

Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel terus mendapat kecaman. Sebagai bentuk dukungan ...
Batal Menjadi Ketua DPR RI, Aziz Legowo
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:30 WIB

Batal Menjadi Ketua DPR RI, Aziz Legowo

Politikus Partai Golkar Aziz Syamsudin mengaku tak masalah jika dirinya batal menjadi ketua DPR.Rapat Badan Musyawarah (Bamus) hari ini menyerahkan ...