Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.12 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Pemerintah tambah anggaran Rp 25,5 triliun untuk infrastruktur

Pemerintah tambah anggaran Rp 25,5 triliun untuk infrastruktur

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 4 Oktober 2017 - 17:57 WIB

IMG-26987

Menteri Keuangan Sri Mulyani. JIBI/Dedi Gunawan.

Jakarta, kini.co.id – Pemerintah menambah target anggaran kementerian atau lembaga (K/L) sebesar Rp25,5 triliun dalam postur sementara RAPBN 2018. Tambahan anggaran belanja itu lantaran adanya tambahan anggaran penerimaan negara sebesar Rp16,3 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, rincian tambahan anggaran Rp 25,5 triliun tersebut akan dibahas dalam rapat panitia kerja (panja) antara pemerintah dengan Badan Anggaran (Banggar) mengenai belanja negara nanti.

“Kenaikan Rp25,5 triliun ini untuk kementerian lembaga, yang nanti akan dibahas dalam Panja belanja negara,” kata Sri Mulyani saat rapat antara pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan Badan anggaran (Banggar) DPR, Rabu (4/10).

Sri Mulyani memastikan pagu tambahan ini akan dimanfaatkan untuk belanja instansi terkait untuk mendukung pelaksanaan pemilihan umum serta kebutuhan belanja mendesak lainnya. “Ini termasuk untuk berbagai instansi yang harus melakukan fungsi dalam rangka untuk mengamankan siklus politik seperti pilkada dan pemilu maupun untuk menunjang kegiatan-kegiatan yang mendesak untuk belanja lainnya,” jelasnya.

Selain untuk pengamanan jelang pemilihan umum, ia mengatakan, tambahan pagu belanja yang akan dimanfaatkan untuk TNI, Polri, Kejaksaan, BIN maupun instansi hukum lainnya, akan digunakan untuk kebutuhan alutista, gedung serta sistem teknologi informasi.

Dalam nota keuangan RAPBN 2018 sendiri, kementerian dengan anggaran belanja terbesar, yaitu Kementerian PUPR Rp 106,9 triliun, Kementerian Pertahanan Rp 105,7 triliun, dan Kementerian Agama Rp 62,2 triliun. Sementara lembaga dengan anggaran belanja terbesar, yaitu Polri Rp 77,8 triliun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rp 12,5 triliun, dan MA Rp8,3 triliun.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, tambahan anggaran K/L sebesar Rp 25 triliun tersebut diharapkan mampu mempertajam program prioritas nasional.

“Dengan ruang fiskal itu mudah-mudahan program prioritas nasional yang telah disampaikan akan makin tajam dan kegiatan prioritas makin besar. Sehingga lebih mudah untuk mencapai target-target pembangunan dalam RAPBN 2018,” kata Bambang. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...
Densus Tipikor Didukung Penuh Komisi III DPR
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:48 WIB

Densus Tipikor Didukung Penuh Komisi III DPR

Pembentukan Detasemen Khusus (Densus) Tipikor era Jenderal Tito menuai polemik. Satu sisi, beda sikap ditunjukkan pemerintah. Sisi lain, DPR mengatakan ...
Sepakat dengan Yusril, PAN Tolak Perppu Ormas
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:18 WIB

Sepakat dengan Yusril, PAN Tolak Perppu Ormas

Sekretaris Fraksi PAN DPR RI Yandri Susanto menegaskan, pihaknya menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Aris Budiman dan Novel Baswedan Diduga Terlibat Pelanggaran Berat
Hukum - Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:41 WIB

Aris Budiman dan Novel Baswedan Diduga Terlibat Pelanggaran Berat

Hasil awas pemeriksaan Direktorat Pengawasan Internal, Novel Baswedan dan Aris Budiman terindikasi terlibat pelanggaran berat.Novel diduga melakukan pelanggaran berat dengan ...
Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya!
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 08:48 WIB

Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya!

Kabar gembira untuk Anda para pemburu pekerjaan, sebab saat ini salahsatu BUMN terbesar di Indonesia sedang membuka lowongan pekerjaan.PT Pertamina ...