Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>DPR Minta 10 Koli Senjata Milik BNN di Bengkulu Diperiksa

DPR Minta 10 Koli Senjata Milik BNN di Bengkulu Diperiksa

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 5 Oktober 2017 - 13:36 WIB

IMG-27013

Anggota Fraksi Partai NasDem Tengku Taufiqulhadi. NasDem.

Jakarta, kini.co.id – Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi meminta, aparat keamanan terkait memeriksa 10 koli senjata milik Badan Narkotika Nasional (BNN) yang tertahan di Bandara Fatmawati-Soekarno, Bengkulu.

Di mana, terang dia, penemuan lima pucuk senjata api laras panjang buatan Rusia jenis Saiga-12CEXP-01, kaliber 18,3 MM, 21 pistol softgun jenis CZ P-07, kaliber 22 mm, 42 buah sarung pistol dan 21 buah rompi anti peluru, harus mendapat izin dari Menteri Pertahanan.

“Persoalannya bukan boleh atau tidak melalui penerbangan biasa. Tapi yang penting apakah semua senjata terdaftar atau tidak,” kata Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (5/10).

Di sisi lain, Politisi NasDem ini mengaku, adanya muatan senjata milik BNN ini tidak perlu diusut. Mengingat, polemik tersebut hanya perlu dijelaskan secara langsung oleh Kepala BNN Komjen Budi Waseso.

“Tinggal dijelaskan saja. Mungkin sudah ada ijin,” tutupnya.

Diketahui, Personel TNI Kasrem 041/Gamas bersama Danlanal Bengkulu mengamankan kargo berisi senjata di Bandara Fatmawati, Bengkulu yang dikirim melalui maskapai Garuda pada Rabu (4/10/2017) pagi.

Pengiriman 10 koli senjata itu terdeteksi X-ray di terminal kargo Bandara Fatmawati. Paket itu dikabarkan dikirim oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:47 WIB

Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia

Di sela kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa hari kemarin, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga mengadakan pertemuan dengan CEO Mitsubishi Motors ...
Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:41 WIB

Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mendorong Mitsubishi Corporation agar terus berinvestasi di Indonesia sekaligus meningkatkan kemitraan dengan para pelaku industri ...
Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:23 WIB

Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat

Dalam rapat dengan Komisi II DPR, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai, langkah pemerintah sudah tepat membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ...
HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:20 WIB

HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto memenuhi undangan rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi II soal Perppu Nomor ...
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...