Kamis, 22 Februari 2018 | 15.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Polri, BIN dan TNI dapat tambahan anggaran tertinggi 2018

Polri, BIN dan TNI dapat tambahan anggaran tertinggi 2018

Reporter : Sindi Violinda | Kamis, 5 Oktober 2017 - 21:43 WIB

IMG-27019

Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Antara

Jakarta, kini.co.id – Pemerintah melalui Kementrian Keuangan dan Badan Anggaran (Banggar) DPR menyepakati anggaran kementerian atau lembaga (K/L) tahun depan sebesar Rp 814,08 triliun.

Jumlah ini lebih tinggi Rp 7 triliun dari jumlah dalam postur sementara RAPBN 2018 yang disepakati pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan Badan Anggaran (Banggar) DPR sebesar Rp 846,9 triliun yang itu pun sudah naik Rp 25,5 triliun dari usulan awal dalam Nota Keuangan RAPBN 2018.

Dengan demikian, anggaran belanja K/L dalam postur sementara terbaru, naik Rp 32,5 triliun dari usulan awal dalam nota keuangan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan, tambahan tertinggi dialokasikan untuk tiga lembaga, yaitu Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan TNI melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) masing-masing sebesar Rp 16,88 triliun, Rp3,92 triliun, dan Rp 1,85 triliun.

Alokasi tambahan itu lanjut dia, mempertimbangkan kebutuhan untuk pengamanan sesuai kondisi aktual serta reformasi dan organisasi.

“Kan kita tahun 2018 tensi dari keamanan meningkat, pertama ada Pilkada, kedua menjelang Pemilu, ketiga adalah IMF-World Bank Annual Meeting yang tentunya butuh antisipasi,” tambah dia.

Sementara rincian teknis penggunaan anggaran-anggaran itu lanjut Askolani, akan dibahas di masing-masing komisi terkait.

Meski demikian, ia mengaku tambahan anggaran untuk lembaga-lembaga itu juga telah menyesuaikan dengan kemampuan pemerintah. Tambahan itu lanjut dia, juga memperhitungkan keseimbangan untuk infrastruktur dan bidang sosial.

Untuk anggaran infrastruktur sendiri, Askolani mengaku, tambahan anggaran untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyar (PU Pera) tidak terlalu besar, yaitu hanya sebesar Rp 475 miliar.

“Sebab selama ini kan Kementerian PU Pera memang paling tinggi (anggarannya),” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 15:25 WIB

Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan tidak ingin penyerangan terhadapnya ini menjadi sebuah kelemahan dalam memberantas korupsi."Tetapi saya ...
Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:45 WIB

Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili oleh Harun Al Rasyid mengaku senang Novel Baswedan dapat kembali."Pertama pegawai KPK merasa ...
Beredar Surat Pencopotan Ketua Fraksi dan Sekretaris Hanura di Parlemen
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:35 WIB

Beredar Surat Pencopotan Ketua Fraksi dan Sekretaris Hanura di Parlemen

Beredar surat keputusan Partai Hanura tentang perombakan komposisi Pimpinan Fraksi Hanura di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Surat keputusan tersebut bernomor SKEP/566/DPP-Hanura/II/2018 ...
Pulang, Novel Baswedan Disambut Salam dan Peluk
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:20 WIB

Pulang, Novel Baswedan Disambut Salam dan Peluk

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, ...
Penyidik Novel Baswedan Ucapkan Terimakasih untuk Presiden dan Wapres
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:11 WIB

Penyidik Novel Baswedan Ucapkan Terimakasih untuk Presiden dan Wapres

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengaku berterimakasih kepada Presiden; Joko Widodo, Wapres; Jusuf Kalla dan seluruh masyarakat ...
Novel Baswedan tiba di gedung KPK
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:46 WIB

Novel Baswedan tiba di gedung KPK

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan akhirnya tiba di gedung lembaga antirasuah Jakarta sekitar pukul 12.45 Wib.Sebelum menuju gedung KPK, Novel ...