Selasa, 12 Desember 2017 | 19.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Jangan Beri Kesempatan Travel Tak Berizin Berangkatkan Jamaah

Jangan Beri Kesempatan Travel Tak Berizin Berangkatkan Jamaah

Reporter : Fauzan | Jumat, 6 Oktober 2017 - 09:28 WIB

IMG-27025

Jamaah haji. Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Masalah First Travel seharusnya menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap travel umroh/haji.

Pasalnya, saat ini sangat banyak travel tak berizin yang masih bebas memberangkatkan jamaah ke tanah suci.

Ketua Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Muharom Ahmad mengatakan Kemenag harus melakukan kontrol yang ketat kepada travel-travel penyelenggara haji/umroh.

“Setiap travel yang berizin pasti lapor ke Kemenag. Namun, yang jadi masalah dan penyakit adalah travel yang tidak berizin. Sehingga, mereka tidak mungkin lapor kepada Kemenag. Maka akan terjadi perbedaan data antara jamaah yang berangkat dengan data yang masuk di Kemenag,” ujarnya kepada Republika.

Namun, lebih dari itu, harus ada kontrol yang memastikan travel tak berizin tidak diberi kesempatan memberangkatkan jamaah.

“Jadi, kalau kontrol dari Kemenag sudah. Sekarang, justru kalau kami, yang kami tuntut bagaimana realisasi pengawasan bahwa travel tidak berizin ini benar-benar tidak mendapatkan peluang untuk bisa berangkat,” ujarnya.

Hal itu, kata dia, juga diperlukan untuk melindungi travel berizin. Sebab, saat ini travel tak berizin justru menjamur dan tidak bisa dicegah. Sehingga solusinya bukan hanya ketegasan dari Kemenag, tapi juga berbagai pihak.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...