Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Jangan Beri Kesempatan Travel Tak Berizin Berangkatkan Jamaah

Jangan Beri Kesempatan Travel Tak Berizin Berangkatkan Jamaah

Reporter : Fauzan | Jumat, 6 Oktober 2017 - 09:28 WIB

IMG-27025

Jamaah haji. Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Masalah First Travel seharusnya menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap travel umroh/haji.

Pasalnya, saat ini sangat banyak travel tak berizin yang masih bebas memberangkatkan jamaah ke tanah suci.

Ketua Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Muharom Ahmad mengatakan Kemenag harus melakukan kontrol yang ketat kepada travel-travel penyelenggara haji/umroh.

“Setiap travel yang berizin pasti lapor ke Kemenag. Namun, yang jadi masalah dan penyakit adalah travel yang tidak berizin. Sehingga, mereka tidak mungkin lapor kepada Kemenag. Maka akan terjadi perbedaan data antara jamaah yang berangkat dengan data yang masuk di Kemenag,” ujarnya kepada Republika.

Namun, lebih dari itu, harus ada kontrol yang memastikan travel tak berizin tidak diberi kesempatan memberangkatkan jamaah.

“Jadi, kalau kontrol dari Kemenag sudah. Sekarang, justru kalau kami, yang kami tuntut bagaimana realisasi pengawasan bahwa travel tidak berizin ini benar-benar tidak mendapatkan peluang untuk bisa berangkat,” ujarnya.

Hal itu, kata dia, juga diperlukan untuk melindungi travel berizin. Sebab, saat ini travel tak berizin justru menjamur dan tidak bisa dicegah. Sehingga solusinya bukan hanya ketegasan dari Kemenag, tapi juga berbagai pihak.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:47 WIB

Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia

Di sela kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa hari kemarin, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga mengadakan pertemuan dengan CEO Mitsubishi Motors ...
Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:41 WIB

Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mendorong Mitsubishi Corporation agar terus berinvestasi di Indonesia sekaligus meningkatkan kemitraan dengan para pelaku industri ...
Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:23 WIB

Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat

Dalam rapat dengan Komisi II DPR, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai, langkah pemerintah sudah tepat membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ...
HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:20 WIB

HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto memenuhi undangan rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi II soal Perppu Nomor ...
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...