Selasa, 12 Desember 2017 | 19.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Kontruksi kereta cepat Jakarta- Bandung akhir Oktober dimulai

Kontruksi kereta cepat Jakarta- Bandung akhir Oktober dimulai

Reporter : Sindi Violinda | Jumat, 6 Oktober 2017 - 09:40 WIB

IMG-27026

Pengunjung mengamati maket kereta cepat Jakarta-Bandung saat Indonesia Bussiness and Development Expo 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (8/9). PT Kereta Cepat Indonesia-Cina menargetkan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung bisa beroperasi pada 2019 dan diharapkan mampu membangkitkan perekonomian daerah secara merata. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Jakarta, kini.co.id – Pemerintah memastikan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta – Bandung tetap berjalan.

Mulai akhir Oktober ini konstruksi proyek dengan nilai investasi US$ 4,7 miliar tersebut akan dimulai secara besar-besaran dengan menggunakan pinjaman dari Bank Pembangunan China.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, tanah yang digunakan untuk proyek tersebut rampung dibebaskan.

Begitu juga syarat pencairan pinjaman dari Bank Pembangunan China sudah dipenuhi.

Awal November, secara bertahap, pinjaman proyek itu mulai bisa dicairkan.

“Tahap 1 mungkin US$ 500 juta sampai US$ 1 miliar,” kata Rini di Jakarta Kamis (6/10).

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142,3 kilometer yang dicanangkan Presiden Jokowi pada awal 2016 lalu itu sempat mandeg.

Rini mengatakan, proyek terkendala penetapan lokasi. Awalnya, proyek rencananya dibangun bersebelahan dengan Tol Jakarta-Bandung. Namun karena kontur tol berkelok sehingga rencana pembangunan sedikit bergeser dari semula.

“43 kilometer yang bisa dekat tol, sisanya menjauh, dan ini yang penetapan lokasinya lama,”tambahnya.

Selain persoalan lahan, proyek juga terkendala masalah teknis, yakni terdapat 22 terowongan yang harus dibangun untuk proyek tersebut. Soil test atau tes tanah untuk proyek tersebut memerlukan waktu.

Namun dengan perkembangan saat ini, Rini yakin dengan dimulainya konstruksi proyek tersebut mulai akhir Oktober ini, pada Februari 2020 proyek kereta cepat selesai digunakan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...