Senin, 19 Februari 2018 | 00.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Komisi III DPR Apresiasi Kinerja Panglima TNI

Komisi III DPR Apresiasi Kinerja Panglima TNI

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 6 Oktober 2017 - 09:54 WIB

IMG-27028

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersama politisi PKS di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (27/9) memberikan keterangan kepada media. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsyi mengapresiasi kinerja Gatot Nurmantyo sebagai panglima TNI.

Menurutnya, dibawah kepemimpinan Gatot, TNI menjadi institusi yang paling dipercaya oleh publik di Indonesia.

“Hal tersebut setidaknya telah diungkap oleh beberapa survei dalam setahun terakhir. Ini adalah capaian yang baik pada HUT TNI yang ke 72. Saya kira ini adalah kado yang cukup manis sebelum Gatot Nurmantyo memasuki usia pensiun enam bulan mendatang,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima wartawan, (7/10).

Menurut Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, masyarakat Indonesia berharap TNI terus menjaga Indonesia, baik bangsanya maupun negaranya.

Oleh karenanya, lanju Ketua Wilayah Dakwah Kalimantan DPP PKS ini, tugas berat TNI tidak hanya mempertahankan menjaga wilayah dan melindungi kedaulatan negara, namun juga menjaga rakyat Indonesia.

“Disinilah TNI dituntut untuk menjaga ideologi negara berupa pancasila, jangan sampai upaya untuk mengganti ideologi bangsa seperti tahun 1965 kembali terulang,” imbuh pria yang akrab disapa Habib ini.

Lebih jauh, Kapoksi Fraksi PKS Di Komisi III DPR ini mengatakan pada zaman modern seperti sekarang, TNI juga dituntut untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Faktanya penyerangan terhadap ketahanan sebuah negara tidak selalu dilakukan dengan peperangan yang bersifat konvensional.

“Berbagai media dapat digunakan untuk melakukan proxy war yang melemahkan pertahanan Indonesia. Disinilah TNI harus selalu meningkatkan kewaspadaan dengan mengikuti perkembangan percaturan politik internasional,”tegas pria kelahiran Tanah Abang Jakarta ini.

Secara khusus, Aboebakar mengatakan, Gatot memiliki tugas akhir untuk menyiapkan penggantinya. Yaitu menyiapkan prajurit TNI yang merah putih, yang NKRI, memiliki kapabilitas memipin TNI, dan dapat menjaga soliditas seluruh angkatan.

“Saya rasa ini tugas yang cukup berat untuk panglima sebelum pensiun dan meninggalkan jabatannya,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes
Ekonomi - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:21 WIB

Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes

Untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat terhadap produk-produk Industri Jasa Keuangan (IJK), PT Pegadaian (Persero) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas ...
KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:17 WIB

KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sebanyak 14 partai politik resmi menjadi peserta pemilu 2019, empat diantaranya merupakan parpol baru.Adapun ...
92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:02 WIB

92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut

PT Jasa Marga memprediksikan puncak arus balik libur Imlek terjadi pada Ahad (18/2) besok melalui GT Cikarang Utama menuju Jakarta."Sebanyak ...
KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 10:42 WIB

KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik penjelasan kepolisian mengenai penyebab kematian terduga teroris Muhamad Jefri alias ...
NasDem akan konsolidasi politik di Pilgub Lampung
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 09:58 WIB

NasDem akan konsolidasi politik di Pilgub Lampung

Partai NasDem akan segera berkonsolidasi dengan Partai Hanura dan PKS setelah calon yang mereka usung dalam Pilgub Lampung, Mustafa ditetapkan ...
Jadi Tersangka, Bupati Lampung Tengah Langsung Ditahan
Hukum - Jumat, 16 Februari 2018 - 13:18 WIB

Jadi Tersangka, Bupati Lampung Tengah Langsung Ditahan

Usai menjalani pemeriksaan selama empat jam, Bupati Lampung Tengah, Mustofa resmi berstatus tersangka dan langsung ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ...