Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Komisi III DPR Apresiasi Kinerja Panglima TNI

Komisi III DPR Apresiasi Kinerja Panglima TNI

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 6 Oktober 2017 - 09:54 WIB

IMG-27028

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersama politisi PKS di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (27/9) memberikan keterangan kepada media. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsyi mengapresiasi kinerja Gatot Nurmantyo sebagai panglima TNI.

Menurutnya, dibawah kepemimpinan Gatot, TNI menjadi institusi yang paling dipercaya oleh publik di Indonesia.

“Hal tersebut setidaknya telah diungkap oleh beberapa survei dalam setahun terakhir. Ini adalah capaian yang baik pada HUT TNI yang ke 72. Saya kira ini adalah kado yang cukup manis sebelum Gatot Nurmantyo memasuki usia pensiun enam bulan mendatang,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima wartawan, (7/10).

Menurut Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, masyarakat Indonesia berharap TNI terus menjaga Indonesia, baik bangsanya maupun negaranya.

Oleh karenanya, lanju Ketua Wilayah Dakwah Kalimantan DPP PKS ini, tugas berat TNI tidak hanya mempertahankan menjaga wilayah dan melindungi kedaulatan negara, namun juga menjaga rakyat Indonesia.

“Disinilah TNI dituntut untuk menjaga ideologi negara berupa pancasila, jangan sampai upaya untuk mengganti ideologi bangsa seperti tahun 1965 kembali terulang,” imbuh pria yang akrab disapa Habib ini.

Lebih jauh, Kapoksi Fraksi PKS Di Komisi III DPR ini mengatakan pada zaman modern seperti sekarang, TNI juga dituntut untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Faktanya penyerangan terhadap ketahanan sebuah negara tidak selalu dilakukan dengan peperangan yang bersifat konvensional.

“Berbagai media dapat digunakan untuk melakukan proxy war yang melemahkan pertahanan Indonesia. Disinilah TNI harus selalu meningkatkan kewaspadaan dengan mengikuti perkembangan percaturan politik internasional,”tegas pria kelahiran Tanah Abang Jakarta ini.

Secara khusus, Aboebakar mengatakan, Gatot memiliki tugas akhir untuk menyiapkan penggantinya. Yaitu menyiapkan prajurit TNI yang merah putih, yang NKRI, memiliki kapabilitas memipin TNI, dan dapat menjaga soliditas seluruh angkatan.

“Saya rasa ini tugas yang cukup berat untuk panglima sebelum pensiun dan meninggalkan jabatannya,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:47 WIB

Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia

Di sela kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa hari kemarin, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga mengadakan pertemuan dengan CEO Mitsubishi Motors ...
Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:41 WIB

Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mendorong Mitsubishi Corporation agar terus berinvestasi di Indonesia sekaligus meningkatkan kemitraan dengan para pelaku industri ...
Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:23 WIB

Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat

Dalam rapat dengan Komisi II DPR, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai, langkah pemerintah sudah tepat membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ...
HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:20 WIB

HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto memenuhi undangan rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi II soal Perppu Nomor ...
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...