Selasa, 12 Desember 2017 | 19.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Terlibat narkoba, tiga pegawai lapas Jambe dipecat

Terlibat narkoba, tiga pegawai lapas Jambe dipecat

Jumat, 6 Oktober 2017 - 14:23 WIB

IMG-27039

Ilustrasi, aktivitas di Rutan Klas IIA Samarinda saat jam besuk. Foto Bapas

Jambi , kini.co.id – Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Jambi telah memberhentikan dengan tidak hormat atau memecat tiga orang pegawai lembaga pemasyarakatan atau lapas yang terlibat kasus narkoba.

Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Jambi, Bambang Palasara, di Jambi, Jumat, mengatakan selama satu tahun terakhir ini sudah ada tiga orang pegawai atau aparatur sipil negara (ASN) permasyarakatan di Jambi yang dipecat atau diberhentikan dengan tidak hormat karena terlibat kasus narkoba.

Kementerian Hukum dan HAM telah menyatakan tidak ada toleransi terhadap para pelaku penyalahgunaan narkoba apalagi pegawai atau ASN Kemenkumham.

“Sesuai dengan perintah menteri, siapa saja pegawai yang terlibat kasus narkoba harus diproses hukum dan dipecat sesuai aturan yang ada, dan di Jambi selama satu tahun terakhir ini ada tiga orang pegawai pemasyarakatan atau lapas dipecat karena tertangkap tangan dalam kasus narkoba,” kata Bambang Pasasara dilansir Antara.

Ketiga pegawai pemasyarakatan Jambi yang berhentikan dengan tidak hormat atau dipecat tersebut, satu orang pegawai dari lapas di Kuala Tungkal yang ditangkap polisi karena membawa paket narkoba diduga pesanan dari dalam lapas.

Kemudian ada dua pegawai lapas Jambi yang di pecat juga tertangkap tangan dalam kasus narkoba di mana mereka berdua ditangkap dalam waktu yang berbeda saat akan membawa masuk narkoba ke dalam lapas.

“Tidak ada ampun bagi para pegawai permasyarakatan atau lapas dan Kemenhkumham yang terlibat narkoba, akan dipecat,” kata Bambang Palasara.

“Untuk pegawai lapas yang di Kualatungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sudah diberhentikan atau dipecat sesuai keputusan Menteri Hukum dan HAM, sedangkan dua pegawai Lapas Jambi kini tinggal menunggu proses administrasi atau surat pemecatannya saja,” kata Bambang.

Kemudian saat ini ada dua pegawai lapas asal Kerinci dan Tebo yang sedang menjalani tahap rehabilitasi terkait kasus narkoba dan pihak Kementerian Hukum dan HAM akan bertindak tegas dalam perang melawan narkorba.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...